alexametrics
24.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Empat Kecamatan di Madiun Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Rusak

MADIUN, Radar Madiun – Musibah angin kencang menimpa warga Dusun/Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (11/12). Akibatnya, puluhan rumah di 3 RT rusak porak-poranda. Selain rumah, banyak pohon tumbang akibat kencangnya hempasan angin yang disertai hujan lebat itu.

Salah seorang warga setempat, Sutopo mengaku dampak angin kencang merusakkan atap rumahnya. Sampai dengan Rabu (12/12) pagi, belum ada bantuan dari BPBD. Bahkan, beberapa korban terdampak angin kencang harus meminta bantuan warga dusun lain untuk melakukan kerja bakti. “Genting dapur hancur,” kata pria 60 tahuj itu.

Selain di Desa Ngadirejo, angin kencang juga menerjang Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan; Desa Dempelan, Kecamatan Madiun; Desa Klecorejo, Desa Sidodadi, Desa/Kecamatan Mejayan.
Dampak terparah dirasakan oleh Wakiran. Rumah semi permanen milik warga Desa Sumberbendo itu ambruk. Akibat kejadian tersebut, Wakiran sekeluarga harus tidur menumpang di rumah tetangga untuk sementara waktu. (jho/her)

Baca Juga :  Kota Ramah Anak, Manjakan dengan Lajur Sepeda dan Wifi Gratis

MADIUN, Radar Madiun – Musibah angin kencang menimpa warga Dusun/Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (11/12). Akibatnya, puluhan rumah di 3 RT rusak porak-poranda. Selain rumah, banyak pohon tumbang akibat kencangnya hempasan angin yang disertai hujan lebat itu.

Salah seorang warga setempat, Sutopo mengaku dampak angin kencang merusakkan atap rumahnya. Sampai dengan Rabu (12/12) pagi, belum ada bantuan dari BPBD. Bahkan, beberapa korban terdampak angin kencang harus meminta bantuan warga dusun lain untuk melakukan kerja bakti. “Genting dapur hancur,” kata pria 60 tahuj itu.

Selain di Desa Ngadirejo, angin kencang juga menerjang Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan; Desa Dempelan, Kecamatan Madiun; Desa Klecorejo, Desa Sidodadi, Desa/Kecamatan Mejayan.
Dampak terparah dirasakan oleh Wakiran. Rumah semi permanen milik warga Desa Sumberbendo itu ambruk. Akibat kejadian tersebut, Wakiran sekeluarga harus tidur menumpang di rumah tetangga untuk sementara waktu. (jho/her)

Baca Juga :  Gentong Lukis Tempat Air Cuci Tangan Laris Manis
Artikel SebelumnyaMata Pertama
Artikel Selanjutnya KPPN Madiun Serahkan DIPA Rp 4,44 T

Most Read

Artikel Terbaru

/