alexametrics
29 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Hendak Mandi, Terpeleset, Nenek Tewas

NGAWI – Tragis benar akhir hidup Saikem, 70. Warga Dusun Klanding, Desa Dungmiri, Karangjati, itu ditemukan tewas di sumur desa setempat kemarin (11/4). Jasadnya ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa oleh salah seorang warga sekitar pukul 12.00.

Kades Dungmiri Sri Kasiyanto mengatakan, kala itu Saikem berniat mandi. Namun, lantaran kondisi kawasan sekitar sumur yang licin, perempuan sepuh itu jatuh terpeleset.

Salah seorang warga yang mendapati Saikem tergeletak mendekatinya setelah beberapa panggilan tidak direspons. Tak diduga, Saikem ternyata sudah tidak bernapas lagi. ‘’Tidak nyemplung sumur, terpeleset di samping sumur,’’ ungkap Kasiyanto.

Kematian Saikem itupun sempat membuat geger dusun setempat. Kendati demikian, pihak keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Jenazah korban langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat setelah kejadian. ‘’Keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah. Jenazah dimakamkan hari ini (kemarin, Red) juga,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Apes, Satu Rumah Rata Tanah Diterjang Puting Beliung

Kasiyanto menuturkan, tidak sedikit warga Desa Dungmiri yang masih memanfaatkan sumur untuk kebutuhan sehari-hari. Baik yang tempatnya di dalam maupun luar rumah. Musim penghujan membuat lokasi sekitar sumur menjadi berlumut dan licin. Karena itu, dia mengimbau warganya untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas. (den/isd)

NGAWI – Tragis benar akhir hidup Saikem, 70. Warga Dusun Klanding, Desa Dungmiri, Karangjati, itu ditemukan tewas di sumur desa setempat kemarin (11/4). Jasadnya ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa oleh salah seorang warga sekitar pukul 12.00.

Kades Dungmiri Sri Kasiyanto mengatakan, kala itu Saikem berniat mandi. Namun, lantaran kondisi kawasan sekitar sumur yang licin, perempuan sepuh itu jatuh terpeleset.

Salah seorang warga yang mendapati Saikem tergeletak mendekatinya setelah beberapa panggilan tidak direspons. Tak diduga, Saikem ternyata sudah tidak bernapas lagi. ‘’Tidak nyemplung sumur, terpeleset di samping sumur,’’ ungkap Kasiyanto.

Kematian Saikem itupun sempat membuat geger dusun setempat. Kendati demikian, pihak keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Jenazah korban langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat setelah kejadian. ‘’Keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah. Jenazah dimakamkan hari ini (kemarin, Red) juga,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Regenerasi Milenial

Kasiyanto menuturkan, tidak sedikit warga Desa Dungmiri yang masih memanfaatkan sumur untuk kebutuhan sehari-hari. Baik yang tempatnya di dalam maupun luar rumah. Musim penghujan membuat lokasi sekitar sumur menjadi berlumut dan licin. Karena itu, dia mengimbau warganya untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas. (den/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/