alexametrics
29 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Bunuh Diri karena Masalah Ekonomi

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Katwadi, warga Dusun Kedungdowo, mendadak jadi bahan pembicaraan warga Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung. Lelaki berusia 75 tahun itu mengakhiri hidup dengan gantung diri. Jasad Katwadi ditemukan tergantung tali senar berwarna biru di pohon pinang dekat rumahnya Rabu (12/8).

Jasad Katwadi ditemukan Nasir, ketua RT setempat, sekitar pukul 06.00. Sebelumnya, istrinya sempat melaporkan bahwa Katwadi pergi meninggalkan rumah setelah salat Subuh. Karena khawatir terjadi apa-apa, sang istri meminta bantuan Nasir beserta perangkat desa setempat untuk mencari keberadaan Katwadi. ‘’Ditemukan gantung diri di pohon sekitar 10 meter dari rumahnya,’’ kata Kapolsek Kebonagung Iptu Joni Sunargo.

Polisi telah mengidentifikasi jasad Katwadi. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Murni gantung diri. ’’Ada cairan sperma yang keluar. Lukanya tidak ada,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Kebakaran Limbah Produksi Pabrik Tripleks

Selama ini, Katwadi bekerja sebagai buruh tani. Dia harus menghidupi keluarga dan anaknya yang lumpuh. ‘’Berdasarkan informasi, Katwadi nekat gantung diri karena masalah ekonomi. Diduga yang bersangkutan mempunyai utang sehingga membuatnya tertekan,’’ terang Joni. (mg2/c1/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Katwadi, warga Dusun Kedungdowo, mendadak jadi bahan pembicaraan warga Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung. Lelaki berusia 75 tahun itu mengakhiri hidup dengan gantung diri. Jasad Katwadi ditemukan tergantung tali senar berwarna biru di pohon pinang dekat rumahnya Rabu (12/8).

Jasad Katwadi ditemukan Nasir, ketua RT setempat, sekitar pukul 06.00. Sebelumnya, istrinya sempat melaporkan bahwa Katwadi pergi meninggalkan rumah setelah salat Subuh. Karena khawatir terjadi apa-apa, sang istri meminta bantuan Nasir beserta perangkat desa setempat untuk mencari keberadaan Katwadi. ‘’Ditemukan gantung diri di pohon sekitar 10 meter dari rumahnya,’’ kata Kapolsek Kebonagung Iptu Joni Sunargo.

Polisi telah mengidentifikasi jasad Katwadi. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Murni gantung diri. ’’Ada cairan sperma yang keluar. Lukanya tidak ada,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Dukung Maksimal Percepatan Pembangunan

Selama ini, Katwadi bekerja sebagai buruh tani. Dia harus menghidupi keluarga dan anaknya yang lumpuh. ‘’Berdasarkan informasi, Katwadi nekat gantung diri karena masalah ekonomi. Diduga yang bersangkutan mempunyai utang sehingga membuatnya tertekan,’’ terang Joni. (mg2/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/