alexametrics
27.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Sedang UAS, Pelajar SMKN Gantung Diri

MAGETAN – Apa gerangan yang ada di benak Bah. Pelajar kelas XII salah satu SMK negeri di Magetan itu nekat bunuh diri kemarin (14/3). Pemuda 18 tahun itu ditemukan Murtini, ibu kandungnya, dalam posisi tergantung di kamar kosong.  ’’Saya ingin membangunkan untuk berangkat sekolah,’’ kata Murtini dengan sesenggukan.

Apa yang dilihatnya itu langsung membuat dirinya lemas. Anak kandung semata wayangnya sudah tak bernyawa. Padahal, sebelum kejadian putranya itu tidak pernah mengeluhkan punya masalah. Pekan ini anaknya sedang mengikuti ujian akhir sekolah (UAS). ‘’Saya sempat curiga, setiap malam anak saya sering ke warung, terus bilang ada rasa malu sama lingkungannya akhir-akhir ini,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Telaga Sarangan Butuh Lifeguard Khusus

Radar Magetan berusaha menelusuri informasi melalui teman-teman sekolahnya. Meta Arwinda, teman sekelasnya, menyampaikan bahwa selama ini Bah juga mudah bergaul. Tidak tercatat sebagai anak nakal. Dia masih tidak percaya Bah melakukan bunuh diri. ’’Anaknya memang pendiam, tetapi Bah mudah bergaul,’’ katanya.

Rumah duka kemarin dipenuhi teman-teman sekolah Bah. Peristiwa ini juga langsung diselidiki pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, hasil visum korban memang murni gantung diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh pelajar tersebut. ’’Kami tetap selidiki apa motifnya,’’ ujarnya.  (mgc/c1/ota)

MAGETAN – Apa gerangan yang ada di benak Bah. Pelajar kelas XII salah satu SMK negeri di Magetan itu nekat bunuh diri kemarin (14/3). Pemuda 18 tahun itu ditemukan Murtini, ibu kandungnya, dalam posisi tergantung di kamar kosong.  ’’Saya ingin membangunkan untuk berangkat sekolah,’’ kata Murtini dengan sesenggukan.

Apa yang dilihatnya itu langsung membuat dirinya lemas. Anak kandung semata wayangnya sudah tak bernyawa. Padahal, sebelum kejadian putranya itu tidak pernah mengeluhkan punya masalah. Pekan ini anaknya sedang mengikuti ujian akhir sekolah (UAS). ‘’Saya sempat curiga, setiap malam anak saya sering ke warung, terus bilang ada rasa malu sama lingkungannya akhir-akhir ini,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Lima Rumah Warga Magetan Diterjang Angin Kencang

Radar Magetan berusaha menelusuri informasi melalui teman-teman sekolahnya. Meta Arwinda, teman sekelasnya, menyampaikan bahwa selama ini Bah juga mudah bergaul. Tidak tercatat sebagai anak nakal. Dia masih tidak percaya Bah melakukan bunuh diri. ’’Anaknya memang pendiam, tetapi Bah mudah bergaul,’’ katanya.

Rumah duka kemarin dipenuhi teman-teman sekolah Bah. Peristiwa ini juga langsung diselidiki pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, hasil visum korban memang murni gantung diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh pelajar tersebut. ’’Kami tetap selidiki apa motifnya,’’ ujarnya.  (mgc/c1/ota)

Most Read

Artikel Terbaru

/