alexametrics
29.6 C
Madiun
Monday, August 15, 2022

Apes, Api Lumat Tempat Usaha Mebel

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Musibah bisa datang kapan saja. Dini hari saat Sunarto dan anggota keluarganya terlelap tidur, kobaran api mendadak melalap rumah beserta tempat usahanya di Dusun Jetak, Desa Selopuro, Pitu. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 600 juta.

Insiden tersebut terjadi Sabtu dini hari (17/10) sekitar pukul 01.00. Awalnya, Tini – istri Sunarto- terbangun usai mendengar suara genting jatuh. Setelah dicek, dilihatnya bangunan atap rumahnya satu per satu rontok bersamaan api yang berkobar.

Mengetahui hal itu, Tini langsung membangunkan Sunarto. Juga meminta bantuan tetangga sekitar. ‘’Yang kami pikirkan waktu itu menyelamatkan barang-barang berharga,’’ kata Sunarto ditemui Radar Ngawi di rumahnya Minggu (18/10).

Namun, lantaran api semakin membesar, Sunarto akhirnya menghentikan upaya menyelamatkan barang berharga miliknya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 setelah mobil pemadam kebakaran Satpol PP Ngawi tiba.  ‘’Hanya bisa pasrah sambil berharap api tidak menjalar ke rumah tetangga,’’ ucap pria yang menjabat kepala Dusun Jetak tersebut.

Baca Juga :  PDAM Lawu Tirta Peduli Warga Terdampak Pandemi

Dia menyebut, selain tempat usaha berisi kayu bahan baku mebel beserta peralatannya, rumah orang tuanya ikut terbakar. ‘’Ada lima bangunan, termasuk tempat usaha. Yang tersisa hanya satu ini,’’ ujarnya sembari menunjuk rumah yang ditempati bersama keluarganya.

Amukan si jago merah tidak luput menyasar sejumlah peralatan pertanian dan dokumen berharga milik keluarganya. Hingga kemarin belum diketahui penyebab pasti kebakaran itu. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. (tif/c1/isd)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Musibah bisa datang kapan saja. Dini hari saat Sunarto dan anggota keluarganya terlelap tidur, kobaran api mendadak melalap rumah beserta tempat usahanya di Dusun Jetak, Desa Selopuro, Pitu. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 600 juta.

Insiden tersebut terjadi Sabtu dini hari (17/10) sekitar pukul 01.00. Awalnya, Tini – istri Sunarto- terbangun usai mendengar suara genting jatuh. Setelah dicek, dilihatnya bangunan atap rumahnya satu per satu rontok bersamaan api yang berkobar.

Mengetahui hal itu, Tini langsung membangunkan Sunarto. Juga meminta bantuan tetangga sekitar. ‘’Yang kami pikirkan waktu itu menyelamatkan barang-barang berharga,’’ kata Sunarto ditemui Radar Ngawi di rumahnya Minggu (18/10).

Namun, lantaran api semakin membesar, Sunarto akhirnya menghentikan upaya menyelamatkan barang berharga miliknya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 setelah mobil pemadam kebakaran Satpol PP Ngawi tiba.  ‘’Hanya bisa pasrah sambil berharap api tidak menjalar ke rumah tetangga,’’ ucap pria yang menjabat kepala Dusun Jetak tersebut.

Baca Juga :  Bangsal Darurat Rawat Pasien Korona Bergejala Ringan-Sedang

Dia menyebut, selain tempat usaha berisi kayu bahan baku mebel beserta peralatannya, rumah orang tuanya ikut terbakar. ‘’Ada lima bangunan, termasuk tempat usaha. Yang tersisa hanya satu ini,’’ ujarnya sembari menunjuk rumah yang ditempati bersama keluarganya.

Amukan si jago merah tidak luput menyasar sejumlah peralatan pertanian dan dokumen berharga milik keluarganya. Hingga kemarin belum diketahui penyebab pasti kebakaran itu. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. (tif/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/