alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Seorang Nenek di Ponorogo Berjibaku Padamkan Api yang Membakar Rumahnya

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Api tungku di rumah Wiji, 70, melalap bangunan dapur. Nenek itu sempat berjibaku menyelamatkan barang berharga di dapur dan memadamkan api seorang diri pada Selasa malam (19/10) sekitar pukul 22.00. Dua anak Wiji sedang tidak berada di rumah. Warga Bajang, Mlarak, Ponorogo, yang mendapati ancaman kebakaran hebat segera menyelamatkan nyonya rumah.

Pintu rumah Wiji sempat didobrak. Namun, korban tetap mengalami luka bakar di lengan kirinya. Kebakaran diduga akibat Wiji lupa mematikan api di tungku dapur seusai memasak sayur sore hari. Bara api dari tungku akhirnya merembet ke tumpukan kayu di dekatnya. Api cepat berkobar lantaran di ruangan dapur banyak tertumpuk benda yang mudah terbakar. ‘’Bangunan dapur sebenarnya terpisah dari rumah induk,’’ kata Franky Kridianto, komandan regu Damkar Ponorogo.

Baca Juga :  Sampah Menggunung, Mesin Cetak Briket TPA Mrican Ponorogo “Libur” Berproduksi

Anak buah Franky sengaja melakukan pembasahan rumah induk agar kebakaran tidak menjalar. Petugas hanya perlu waktu hitungan menit untuk menjinakkan amuk si jago merah. Kendati begitu, dapur di rumah Wiji tinggal menyisakan kerangka bangunan. Selebihnya sudah rata tanah. ‘’Dua truk damkar dan dua mobil suplai air BPBD dikerahkan ke lokasi,’’ terang Franky. (tr2/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Api tungku di rumah Wiji, 70, melalap bangunan dapur. Nenek itu sempat berjibaku menyelamatkan barang berharga di dapur dan memadamkan api seorang diri pada Selasa malam (19/10) sekitar pukul 22.00. Dua anak Wiji sedang tidak berada di rumah. Warga Bajang, Mlarak, Ponorogo, yang mendapati ancaman kebakaran hebat segera menyelamatkan nyonya rumah.

Pintu rumah Wiji sempat didobrak. Namun, korban tetap mengalami luka bakar di lengan kirinya. Kebakaran diduga akibat Wiji lupa mematikan api di tungku dapur seusai memasak sayur sore hari. Bara api dari tungku akhirnya merembet ke tumpukan kayu di dekatnya. Api cepat berkobar lantaran di ruangan dapur banyak tertumpuk benda yang mudah terbakar. ‘’Bangunan dapur sebenarnya terpisah dari rumah induk,’’ kata Franky Kridianto, komandan regu Damkar Ponorogo.

Baca Juga :  Gaji Ke-13 ASN Pemkab Ponorogo Belum Jelas

Anak buah Franky sengaja melakukan pembasahan rumah induk agar kebakaran tidak menjalar. Petugas hanya perlu waktu hitungan menit untuk menjinakkan amuk si jago merah. Kendati begitu, dapur di rumah Wiji tinggal menyisakan kerangka bangunan. Selebihnya sudah rata tanah. ‘’Dua truk damkar dan dua mobil suplai air BPBD dikerahkan ke lokasi,’’ terang Franky. (tr2/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/