alexametrics
25.2 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Apes! Lupa Matikan Tungku, Rumah Rasminah Ludes Terbakar

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pastikan tungku memasak padam sebelum bepergian agar tidak mengalami kejadian seperti yang menimpa Rasminah ini. Seperempat bangunan rumah warga Desa Joho, Dagangan, Kabupaten Madiun, itu hangus dilalap si jago merah Selasa (26/11).

Nenek 69 tahun itu lupa sedang menanak nasi ketika meninggalkan rumahnya. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta. ‘’Ditinggal berjualan di pasar,’’ kata Kepala Desa (Kades) Joho Khoirul Mustofa.

Khoirul mengungkapkan, kebakaran diketahui sekitar pukul 06.00. Sejumlah warga melihat kepulan asap keluar dari rumah Rasminah. Ketika dicek, api membakar bagian tengah bangunan itu. Mereka lantas berusaha melakukan pemadaman dengan air seadanya sebelum akhirnya datang mobil pemadam kebakaran (damkar) setengah jam berselang. ‘’Damkar melakukan pemadaman hingga pembasahan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Idap Komplikasi, ODP Meninggal

Rasminah diduga lupa mematikan api tungku setelah menanak nasi sebelum berangkat ke pasar untuk berjualan sayuran. Itu diketahui dari titik api yang berasal dari dapur. Lokasinya diapit kandang dan ruang utama rumah. Api cepat membesar setelah membakar tumpukan kayu di sekitar tungku. ‘’Lalu merembet ke bangunan rumah,’’ imbuh Khoirul.

Rasminah selama ini tinggal sendirian di rumah. Dua anaknya sudah berkeluarga dan memiliki rumah sendiri. ‘’Yang hangus atap bagian tengah rumah dan perabotan,’’ katanya. (cor/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pastikan tungku memasak padam sebelum bepergian agar tidak mengalami kejadian seperti yang menimpa Rasminah ini. Seperempat bangunan rumah warga Desa Joho, Dagangan, Kabupaten Madiun, itu hangus dilalap si jago merah Selasa (26/11).

Nenek 69 tahun itu lupa sedang menanak nasi ketika meninggalkan rumahnya. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta. ‘’Ditinggal berjualan di pasar,’’ kata Kepala Desa (Kades) Joho Khoirul Mustofa.

Khoirul mengungkapkan, kebakaran diketahui sekitar pukul 06.00. Sejumlah warga melihat kepulan asap keluar dari rumah Rasminah. Ketika dicek, api membakar bagian tengah bangunan itu. Mereka lantas berusaha melakukan pemadaman dengan air seadanya sebelum akhirnya datang mobil pemadam kebakaran (damkar) setengah jam berselang. ‘’Damkar melakukan pemadaman hingga pembasahan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Meninggi, Pemkot Madiun Geber Vaksinasi

Rasminah diduga lupa mematikan api tungku setelah menanak nasi sebelum berangkat ke pasar untuk berjualan sayuran. Itu diketahui dari titik api yang berasal dari dapur. Lokasinya diapit kandang dan ruang utama rumah. Api cepat membesar setelah membakar tumpukan kayu di sekitar tungku. ‘’Lalu merembet ke bangunan rumah,’’ imbuh Khoirul.

Rasminah selama ini tinggal sendirian di rumah. Dua anaknya sudah berkeluarga dan memiliki rumah sendiri. ‘’Yang hangus atap bagian tengah rumah dan perabotan,’’ katanya. (cor/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/