alexametrics
23.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Tabrak Bus, Dua Pemuda Ngawi Tewas

NGAWI – Jalur Ngawi-Maospati minta tumbal. Dua pemuda bermotor tewas di lokasi kejadian setelah terlibat laka lantas dengan bus. Insiden maut itu terjadi di Km 11-12 Jalan Ngawi – Maospati masuk Desa Tambakromo, Geneng pada Minggu (28/4) sekitar pukul 05.00. “Diduga, pengendara motor mengantuk,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo.

Adalah Dadang Kurniawan, 18, warga Desa Kebon, Paron, dan Teguh Ardianto, 18, warga Desa Kersoharjo, Geneng. Dadang yang saat itu mengendarai Suzuki Satria FU nopol AE 2000 RL diduga mengantuk. Melaju kencang dari selatan, keduanya tersantap bus Mira nopol S 7263 US dari arah berlawanan. Sementara bus, dikemudikan oleh Tariyono, 52, asal Desa Ngronggo, Kota Kediri. “Motor mengambil haluan terlalu ke kanan. Karena jarak sudat dekat, terjadi tabrak depan antara dua kendaraan,” jelas Cipto.

Baca Juga :  Pembangunan Jalan Ring Road Timur Telan Rp 600 M

Luka parah di bagian kepala membuat nyawa dua pemuda tersebut tak terselamatkan. Jasad Dadang dan Teguh dilarikan ke RSUD dr. Soeroto untuk keperluan medis. Semantara, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadin. Sopir bus diamankan petugas untuk dimintai keterangan. “Bus dan motor kami amankan untuk proses lebih lanjut,” pungkas Cipto. (den/her)

NGAWI – Jalur Ngawi-Maospati minta tumbal. Dua pemuda bermotor tewas di lokasi kejadian setelah terlibat laka lantas dengan bus. Insiden maut itu terjadi di Km 11-12 Jalan Ngawi – Maospati masuk Desa Tambakromo, Geneng pada Minggu (28/4) sekitar pukul 05.00. “Diduga, pengendara motor mengantuk,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo.

Adalah Dadang Kurniawan, 18, warga Desa Kebon, Paron, dan Teguh Ardianto, 18, warga Desa Kersoharjo, Geneng. Dadang yang saat itu mengendarai Suzuki Satria FU nopol AE 2000 RL diduga mengantuk. Melaju kencang dari selatan, keduanya tersantap bus Mira nopol S 7263 US dari arah berlawanan. Sementara bus, dikemudikan oleh Tariyono, 52, asal Desa Ngronggo, Kota Kediri. “Motor mengambil haluan terlalu ke kanan. Karena jarak sudat dekat, terjadi tabrak depan antara dua kendaraan,” jelas Cipto.

Baca Juga :  Pemkab Ngawi Raih Opini WTP Enam Kali

Luka parah di bagian kepala membuat nyawa dua pemuda tersebut tak terselamatkan. Jasad Dadang dan Teguh dilarikan ke RSUD dr. Soeroto untuk keperluan medis. Semantara, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadin. Sopir bus diamankan petugas untuk dimintai keterangan. “Bus dan motor kami amankan untuk proses lebih lanjut,” pungkas Cipto. (den/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/