alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Tersengat Jebakan Tikus, Sadikun Tewas di Sawah

MEJAYAN – Senjata makan tuan. Begitulah nasib Sadikun, warga Dusun Tanjungsari, Sogo, Balerejo, Kabupaten Madiun. Laki-laki 50 tahun itu meregang nyawa tersengat jebakan tikus beraliran listrik yang dipasang adik iparnya kemarin pagi (27/12).  ‘’Saya tidak tahu kalau kakak ipar saya pergi ke sawah sepagi itu,’’ kata Sugianto, si adik ipar.

Subuh sebelum peristiwa maut itu terjadi, Sugianto, 55, sempat ngopi di gubuk sawahya. Lantas memeriksa titik lokasi pemasangan jebakan tikus. Saat itulah dia mendapati kakak iparnya tergeletak tak bernyawa. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 05.00. Saat itu saya sudah mematikan listrik jebakannya. Waktu mau mengecek tikusnya, kok malah ketemu ipar saya tergeletak,’’ ungkapnya.

Dia menduga Sadikun terpeleset saat lewat di pematang sawah yang dipasangi jebakan tikus. Saat terjatuh, kakinya menyentuh kawat yang teraliri arus listrik dari sambungan pompa air sibel. Akibatnya, korban langsung tewas di tempat. ‘’Padahal, kemarin (26/12, Red) dia sudah ke sawah sampai petang,’’ ujarnya sedih.

Baca Juga :  AKP Fatah Meilana Mampir di Radar Madiun sebelum ke Madura

Sementara itu, Kapolsek Balerejo AKP Nugroho membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah ke lokasi kejadian untuk identifikasi. Pihaknya juga sudah mengecek kondisi jasad dan melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Sudah kami cek semua,’’ jelasnya.

Dia menduga ada unsur tindak pidana dari pemasangan jebakan tikus beraliran listrik tersebut. Sehingga, pihaknya akan tetap memproses hukum. Namun, kasus tetap akan didalami lebih dulu. Untuk saat ini pihaknya masih akan mencari keterangan dari saksi-saksi. ‘’Karena bukan murni kecelakaan,’’ ungkapnya.

Sehari sebelumnya, di dusun yang sama, Sunarti, 71, juga kehilangan nyawa karena kesetrum kawat jemuran yang tertempel kabel listrik. Namun, kematian nenek yang tinggal sendirian di rumahnya itu dipastikan murni karena kecelakaan. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda tindak pidana. (mg4/c1/sat)

MEJAYAN – Senjata makan tuan. Begitulah nasib Sadikun, warga Dusun Tanjungsari, Sogo, Balerejo, Kabupaten Madiun. Laki-laki 50 tahun itu meregang nyawa tersengat jebakan tikus beraliran listrik yang dipasang adik iparnya kemarin pagi (27/12).  ‘’Saya tidak tahu kalau kakak ipar saya pergi ke sawah sepagi itu,’’ kata Sugianto, si adik ipar.

Subuh sebelum peristiwa maut itu terjadi, Sugianto, 55, sempat ngopi di gubuk sawahya. Lantas memeriksa titik lokasi pemasangan jebakan tikus. Saat itulah dia mendapati kakak iparnya tergeletak tak bernyawa. ‘’Kejadiannya sekitar pukul 05.00. Saat itu saya sudah mematikan listrik jebakannya. Waktu mau mengecek tikusnya, kok malah ketemu ipar saya tergeletak,’’ ungkapnya.

Dia menduga Sadikun terpeleset saat lewat di pematang sawah yang dipasangi jebakan tikus. Saat terjatuh, kakinya menyentuh kawat yang teraliri arus listrik dari sambungan pompa air sibel. Akibatnya, korban langsung tewas di tempat. ‘’Padahal, kemarin (26/12, Red) dia sudah ke sawah sampai petang,’’ ujarnya sedih.

Baca Juga :  13 Pasien Sembuh, Tinggal 18 Isolasi

Sementara itu, Kapolsek Balerejo AKP Nugroho membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah ke lokasi kejadian untuk identifikasi. Pihaknya juga sudah mengecek kondisi jasad dan melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Sudah kami cek semua,’’ jelasnya.

Dia menduga ada unsur tindak pidana dari pemasangan jebakan tikus beraliran listrik tersebut. Sehingga, pihaknya akan tetap memproses hukum. Namun, kasus tetap akan didalami lebih dulu. Untuk saat ini pihaknya masih akan mencari keterangan dari saksi-saksi. ‘’Karena bukan murni kecelakaan,’’ ungkapnya.

Sehari sebelumnya, di dusun yang sama, Sunarti, 71, juga kehilangan nyawa karena kesetrum kawat jemuran yang tertempel kabel listrik. Namun, kematian nenek yang tinggal sendirian di rumahnya itu dipastikan murni karena kecelakaan. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda tindak pidana. (mg4/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/