alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Maling Kabel Telkom Serahkan Diri ke Polisi

NGAWI Dua pemuda yang terlibat pencurian kabel telepon Senin dini hari lalu (30/7) akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Adalah Tegar Ayub Prakoso, 24, dan Heru Rusdiyanto, 22, yang menyusul dua rekannya Henky, 26, dan Zulfikar, 23, ke balik jeruji besi.

‘’Keempat pemuda itu terlibat aksi pencurian kabel jenis viber milik Telkom di pinggir jalan Desa/Kecamatan Geneng, Senin kemarin,’’ kata Wakapolsek Geneng Iptu Slamet, Selasa (31/7).

Tegar dan Heru datang ke Mapolsek Geneng berboncengan mengendarai motor. Menemui petugas jaga, keduanya blak-blakan mengakui perbuatannya mencuri kabel telepon bersama Henky dan Zulfikar yang lebih dulu tertangkap.

Slamet mengungkapkan, mereka telah melancarkan aksinya sebanyak lima kali belakangan ini. Yakni, mencuri kabel viber Telkom di Jenangan, Ponorogo; Ponorogo; Balerejo, Kabupaten Madiun; serta Dungus, Wungu, Kabupaten Madiun.

Baca Juga :  Bangun Jembatan Bailey sebagai Akses Darurat

‘’Hasil pemeriksaan, mereka mengaku menjual kabel viber di Pasar Joyo (Srijaya) Kota Madiun. Kabel yang sudah dikupas dijual Rp 60 ribu per kilogram. Kalau yang gelondongan Rp 30 ribu untuk satu kilogramnya,’’ urai Slamet. (mg8/c1/rif)

NGAWI Dua pemuda yang terlibat pencurian kabel telepon Senin dini hari lalu (30/7) akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Adalah Tegar Ayub Prakoso, 24, dan Heru Rusdiyanto, 22, yang menyusul dua rekannya Henky, 26, dan Zulfikar, 23, ke balik jeruji besi.

‘’Keempat pemuda itu terlibat aksi pencurian kabel jenis viber milik Telkom di pinggir jalan Desa/Kecamatan Geneng, Senin kemarin,’’ kata Wakapolsek Geneng Iptu Slamet, Selasa (31/7).

Tegar dan Heru datang ke Mapolsek Geneng berboncengan mengendarai motor. Menemui petugas jaga, keduanya blak-blakan mengakui perbuatannya mencuri kabel telepon bersama Henky dan Zulfikar yang lebih dulu tertangkap.

Slamet mengungkapkan, mereka telah melancarkan aksinya sebanyak lima kali belakangan ini. Yakni, mencuri kabel viber Telkom di Jenangan, Ponorogo; Ponorogo; Balerejo, Kabupaten Madiun; serta Dungus, Wungu, Kabupaten Madiun.

Baca Juga :  Hadang Korona Masuk Ngawi Kota, Para Pengendara Wajib Bermasker

‘’Hasil pemeriksaan, mereka mengaku menjual kabel viber di Pasar Joyo (Srijaya) Kota Madiun. Kabel yang sudah dikupas dijual Rp 60 ribu per kilogram. Kalau yang gelondongan Rp 30 ribu untuk satu kilogramnya,’’ urai Slamet. (mg8/c1/rif)

Most Read

Artikel Terbaru

/