Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pria 70 Tahun Tertabrak KA Majapahit, Polisi Menduga Korban Sengaja Bunuh diri

Budhi Prasetya • Senin, 24 Juli 2023 | 16:00 WIB

CARI MATI: Petugas mengevakuasi jasad pria yang diduga menabrakkan diri ke KA Majapahit kemarin. (KAI DAOP 7 MADIUN UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI)
CARI MATI: Petugas mengevakuasi jasad pria yang diduga menabrakkan diri ke KA Majapahit kemarin. (KAI DAOP 7 MADIUN UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI)
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Polisi sempat susah payah mengidentifikasi jasad pria 70 tahun yang diduga menabrakkan diri ke Kereta Api (KA) Majapahit, kemarin (23/7). Sebab kondisi tubuh Imam Supangat, pria itu, sudah tercerai-berai.

Tempat kejadian perkara (TKP) yang melibatkan KA Majapahit tersebut di perlintasan KA sebidang Kilometer (Km) 196. Masuk Dusun Ponjen, Gemarang, Kedunggalar, Ngawi.  ''Tim Inafis Polres Ngawi sempat kesulitan mengidentifikasi tubuhnya yang sudah tidak utuh,'' kata Kapolsek Kedunggalar AKP Juwahir.

Juwahir menyatakan, Imam diduga bunuh diri. Berdasarkan keterangan masinis KA Majapahit, pelaku sengaja telentang di rel. Dugaan cari mati itu diperkuat hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

''TKP-nya bukan jalur yang biasanya digunakan warga untuk melintas,'' ujarnya.

Polisi menduga motif Imam bunuh diri diduga karena permasalahan keluarga. Indikasi itu diperoleh usai memintai keterangan sejumlah tetangga. "Istrinya masih shock belum bisa dimintai keterangan,''ucap Juwahir.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Supriyanto mengkapkan, masinis KA Majapahit melaporkan kejadian temperan sekitar pukul 05.00 WIB. Hasil penyisiran ditemukan sejumlah organ tubuh manusia yang terpisah mulai dari Km 196,9 sampai 196,6. "Polsuska lalu melaporkan kejadian ke Polsek Kedunggalar," ujarnya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#perlintasan sebidang #korban tertabrak kereta api #ngawi #ka majapahit