alexametrics
29 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Berembel-embel Keponakan SBY, Aji Tanggapi Santai Nyinyiran Warganet

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Nyiyiran netizen soal keponakan SBY membuat kuping Indrata Nur Bayuaji memerah. Kamis (17/9) dia merespons sekaligus mengklarifikasi soal cuitan warganet yang sempat trending di media sosial Twitter beberapa waktu lalu itu.

‘’Kalau saya mengamati, yang komentar itu banyak (orang) dari luar Pacitan, yang Pacitan mungkin hanya 5 persen. Saya heran sekaligus terima kasih,’’ kata pria yang macung sebagai bakal calon bupati (bacabup) Pacitan dari Partai Demokrat tersebut.

Kendati dicibir, Aji mengaku legawa. Dia santai menanggapi nyinyiran warganet tersebut. Sebaliknya, mantan ketua DPRD Pacitan itu menganggap cuitan tersebut memberikannya panggung nasional. ‘’Faktanya memang kami keluarga besar (SBY). Jadi, kalau saya menampik, justru saya kuwalat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  KB MOW Semakin Diminati

Aji tidak malu memakai embel-embel sebagai keponakan SBY dalam menggaet popularitas. Karena, menurutnya, nama SBY telah menjadi kebanggaan warga Pacitan. ‘’Saya selalu coba positive thinking. Jika masyarakat mengganggap hal itu kurang cocok, justru saya anggap itu peluang,’’ sebutnya.

Namun demikian, Aji enggan mengekor di balik nama SBY. Dia ingin masyarakat melihatnya bersama Gagarin Sumrambah berdasarkan kemampuan dan keterampilan. ‘’Baik sebelum menjadi anggota DPRD maupun setelahnya, beragam pengalaman sudah kami lalui,’’ ungkapnya. (gen/c1/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Nyiyiran netizen soal keponakan SBY membuat kuping Indrata Nur Bayuaji memerah. Kamis (17/9) dia merespons sekaligus mengklarifikasi soal cuitan warganet yang sempat trending di media sosial Twitter beberapa waktu lalu itu.

‘’Kalau saya mengamati, yang komentar itu banyak (orang) dari luar Pacitan, yang Pacitan mungkin hanya 5 persen. Saya heran sekaligus terima kasih,’’ kata pria yang macung sebagai bakal calon bupati (bacabup) Pacitan dari Partai Demokrat tersebut.

Kendati dicibir, Aji mengaku legawa. Dia santai menanggapi nyinyiran warganet tersebut. Sebaliknya, mantan ketua DPRD Pacitan itu menganggap cuitan tersebut memberikannya panggung nasional. ‘’Faktanya memang kami keluarga besar (SBY). Jadi, kalau saya menampik, justru saya kuwalat,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Desak Perbaikan Tanggul Madekan, Pemkab Pacitan Surati BBWS Bengawan Solo

Aji tidak malu memakai embel-embel sebagai keponakan SBY dalam menggaet popularitas. Karena, menurutnya, nama SBY telah menjadi kebanggaan warga Pacitan. ‘’Saya selalu coba positive thinking. Jika masyarakat mengganggap hal itu kurang cocok, justru saya anggap itu peluang,’’ sebutnya.

Namun demikian, Aji enggan mengekor di balik nama SBY. Dia ingin masyarakat melihatnya bersama Gagarin Sumrambah berdasarkan kemampuan dan keterampilan. ‘’Baik sebelum menjadi anggota DPRD maupun setelahnya, beragam pengalaman sudah kami lalui,’’ ungkapnya. (gen/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/