27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Duet Ganjar-Erick Thohir Dinilai Wakili Basis Nasionalis dan Religius

JAKARTA – Duet Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir makin santer disuarakan untuk maju berpasangan Pilpres 2024. Ganjar-Erick Thohir dinilai mampu mewakili basis massa nasionalis dan islamis.

Guru Besar Universitas Airlangga, Prof Hotman Siahaan menilai Ganjar dan Erick Thohir memiliki segmentasi ceruk suara yang berbeda. Ganjar mampu mewakili pemilih nasionalis, sementara Erick Thohir memiliki basis islamis.

Dengan kombinasi basis massa pendukung antara Ganjar dan Erick Thohir, Prof Hotman menilai keduanya sangat cocok dipasangkan. Pasangan Ganjar-Erick Thohir dinilai ideal.

“Kalau kita lihat, Ganjar ini mampu meraup suara-suara pemilih nasionalis, sedangkan Erick Thohir mampu menyumbang suara dari basis Islam. Saya rasa keduanya sangat cocok jika dipasangkan pada Pilpres 2024 mendatang,” ujar Prof Hotman.

Prof Hotman menjelaskan, basis massa Islam yang diraih Erick Thohir bersumber dari masyarakat Nahdlatul Ulama (NU). Erick Thohir dinilai memiliki kedekatan dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Baca Juga :  Aktivis NU: Ganjar-Erick Pengejawantahan Kode Jokowi

Erick Thohir didaulat sebagai Anggota Kehormatan Banser yang merupakan badan otonom NU dari gerakan Pemuda Ansor. Selain itu, Erick Thohir juga dipercaya sebagai ketua peringatan hari lagi NU yang ke-100 tahun.

“Pak Erick Thohir memiliki hubungan sangat baik dengan NU. Beliau juga termasuk bagian dari NU dengan menjadi anggota kehormatan Banser. Dia juga dipercaya memimpin harlah satu abad NU. Saya rasa itu yang menyebabkan Pak Erick Thohir memiliki basis suara Islam yang besar,” jelasnya.

Secara elektabilitas, pasangan Ganjar-Erick Thohir juga selalu menempati posisi teratas di berbagai simulasi survei. Pada temuan survei terbaru Charta Politika, duet Ganjar-Erick Thohir mampu bercokol di puncak klasemen dengan raihan elektabilitas teratas. (*)

JAKARTA – Duet Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir makin santer disuarakan untuk maju berpasangan Pilpres 2024. Ganjar-Erick Thohir dinilai mampu mewakili basis massa nasionalis dan islamis.

Guru Besar Universitas Airlangga, Prof Hotman Siahaan menilai Ganjar dan Erick Thohir memiliki segmentasi ceruk suara yang berbeda. Ganjar mampu mewakili pemilih nasionalis, sementara Erick Thohir memiliki basis islamis.

Dengan kombinasi basis massa pendukung antara Ganjar dan Erick Thohir, Prof Hotman menilai keduanya sangat cocok dipasangkan. Pasangan Ganjar-Erick Thohir dinilai ideal.

“Kalau kita lihat, Ganjar ini mampu meraup suara-suara pemilih nasionalis, sedangkan Erick Thohir mampu menyumbang suara dari basis Islam. Saya rasa keduanya sangat cocok jika dipasangkan pada Pilpres 2024 mendatang,” ujar Prof Hotman.

Prof Hotman menjelaskan, basis massa Islam yang diraih Erick Thohir bersumber dari masyarakat Nahdlatul Ulama (NU). Erick Thohir dinilai memiliki kedekatan dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Baca Juga :  Diterima Semua Golongan, Elektabilitas Erick Thohir sebagai Cawapres Tinggi

Erick Thohir didaulat sebagai Anggota Kehormatan Banser yang merupakan badan otonom NU dari gerakan Pemuda Ansor. Selain itu, Erick Thohir juga dipercaya sebagai ketua peringatan hari lagi NU yang ke-100 tahun.

“Pak Erick Thohir memiliki hubungan sangat baik dengan NU. Beliau juga termasuk bagian dari NU dengan menjadi anggota kehormatan Banser. Dia juga dipercaya memimpin harlah satu abad NU. Saya rasa itu yang menyebabkan Pak Erick Thohir memiliki basis suara Islam yang besar,” jelasnya.

Secara elektabilitas, pasangan Ganjar-Erick Thohir juga selalu menempati posisi teratas di berbagai simulasi survei. Pada temuan survei terbaru Charta Politika, duet Ganjar-Erick Thohir mampu bercokol di puncak klasemen dengan raihan elektabilitas teratas. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/