alexametrics
27.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Doa untuk Para Loyalis Pesta Lima Tahunan

PACITAN – Tumbangnya puluhan petugas penyelanggara dan pengawas Pemilu 2019 memantik keprihatinan masyarakat Pacitan. Mereka berduka. Polres Pacitan pun mengumpulkan hampir semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan Jumat (26/4). Mereka menggelar doa bersama di halaman wingking (halking) Pendopo Pemkab Pacitan. ‘’Jajaran forkopimda dipimpin bupati,  perwakilan partai politik, KPU, Bawaslu, pengurus pondok pesantren dan ormas lain,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Sugandi.

Harapannya, doa tersebut membawa kesembuhan bagi penyelenggara dan pengawas pemilu yang saat ini masih terbaring di rumah sakit. Baik fisik maupun psikisnya. Doa tidak sekadar untuk pejuang demokrasi di Pacitan. Pun di daerah lain yang meninggal dunia.  ‘’Doa ini sebagai rasa empati kami kepada para petugas yang menujukkan loyalitasnya untuk Pemilu 2019,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Dewan Pertanyakan Alasan Pejabat Ogah Naik Jabatan

Pihaknya juga bersyukur pelaksanaan Pemilu 2019 di Pacitan berjalan lancar. Terpenting doa bersama tersebut sanggup menyatukan kembali berbagai pihak yang sempat terpecah. Usai Pemilu 2019 rampung pihaknya tidak ingin kondisi masyarakat terus memanas. ‘’Kami ingin dengan doa bersama ini kondisi kembali menjadi sejuk seperti sedia kala,’’ harapnya.

Sebanyak 38 petugas KPU dan 1 petugas Bawaslu Pacitan jadi korban Pemilu 2019. Dua di antaranya mengalami kecelakaan, satu keguguran dan lainnya sakit serta kelelahan. Kondisi tersebut terjadi akibat porsi kerja yang berlebihan. (odi/sat)

PACITAN – Tumbangnya puluhan petugas penyelanggara dan pengawas Pemilu 2019 memantik keprihatinan masyarakat Pacitan. Mereka berduka. Polres Pacitan pun mengumpulkan hampir semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan Jumat (26/4). Mereka menggelar doa bersama di halaman wingking (halking) Pendopo Pemkab Pacitan. ‘’Jajaran forkopimda dipimpin bupati,  perwakilan partai politik, KPU, Bawaslu, pengurus pondok pesantren dan ormas lain,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Sugandi.

Harapannya, doa tersebut membawa kesembuhan bagi penyelenggara dan pengawas pemilu yang saat ini masih terbaring di rumah sakit. Baik fisik maupun psikisnya. Doa tidak sekadar untuk pejuang demokrasi di Pacitan. Pun di daerah lain yang meninggal dunia.  ‘’Doa ini sebagai rasa empati kami kepada para petugas yang menujukkan loyalitasnya untuk Pemilu 2019,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Dampak Kekeringan, Padi Dipanen untuk Pakan Ternak

Pihaknya juga bersyukur pelaksanaan Pemilu 2019 di Pacitan berjalan lancar. Terpenting doa bersama tersebut sanggup menyatukan kembali berbagai pihak yang sempat terpecah. Usai Pemilu 2019 rampung pihaknya tidak ingin kondisi masyarakat terus memanas. ‘’Kami ingin dengan doa bersama ini kondisi kembali menjadi sejuk seperti sedia kala,’’ harapnya.

Sebanyak 38 petugas KPU dan 1 petugas Bawaslu Pacitan jadi korban Pemilu 2019. Dua di antaranya mengalami kecelakaan, satu keguguran dan lainnya sakit serta kelelahan. Kondisi tersebut terjadi akibat porsi kerja yang berlebihan. (odi/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/