Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

100 Kebakaran Terjadi di Ponorogo hingga 9 September, Agustus Paling Tinggi

S
Penulis: Sugeng Dwi N.❯
SI JAGO MERAH: Petugas Damkar Ponorogo bersama warga berupaya memadamkan kebakaran rumah peninggalan almarhum Sura Dugel di Dusun Silodono, Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Rabu (2/9) dini hari.
SI JAGO MERAH: Petugas Damkar Ponorogo bersama warga berupaya memadamkan kebakaran rumah peninggalan almarhum Sura Dugel di Dusun Silodono, Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Rabu (2/9) dini hari.

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman kebakaran di Ponorogo meningkat tajam selama musim kemarau.

Satpol PP dan Damkar Ponorogo mencatat 100 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga 9 September 2026.

Agustus menjadi periode paling rawan dengan 31 kejadian atau rata-rata satu kasus setiap hari.

Advertisement

Lonjakan mulai terlihat sejak memasuki pertengahan tahun. Berdasarkan rekapitulasi kebakaran, Januari dan Februari masing-masing mencatat tiga kejadian.

Jumlahnya naik menjadi lima kejadian pada Maret, kemudian turun menjadi dua kejadian pada April.

Memasuki Mei, kasus melonjak menjadi 11 kejadian. Tren tersebut berlanjut dengan 12 kebakaran pada Juni dan meningkat dua kali lipat menjadi 24 kejadian pada Juli.

Advertisement

Puncaknya terjadi pada Agustus dengan 31 kejadian kebakaran di Ponorogo.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang Januari hingga awal September tahun ini.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Ponorogo Bambang Supeno mengatakan, tingginya kasus pada Agustus perlu menjadi perhatian masyarakat.

’’Agustus kalau dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya luar biasa tingginya kejadian, ini 31 kejadian,’’ ungkap Bambang.

Advertisement

Artikel Terkait

Kebakaran Gunung Buthak dan Pawon Ngawi Hanguskan 60 Hektare Lahan, Api Sudah Padam

Kebakaran Gunung Buthak dan Pawon Ngawi Hanguskan 60 Hektare Lahan, Api Sudah Padam

Kebakaran Gunung Buthak dan Pawon di Ngawi menghanguskan sekitar 60 hektare lahan. Api sudah padam setelah sempat mendekati permukiman.

Pacitan Terik Tiga Hari, Suhu Tembus 34 Derajat dan Gelombang Capai 2,9 Meter

Pacitan Terik Tiga Hari, Suhu Tembus 34 Derajat dan Gelombang Capai 2,9 Meter

Pacitan Terik Tiga Hari, Suhu Tembus 34 Derajat dan Gelombang Capai 2,9 Meter

Karhutla Magetan Terjadi Tiga Hari Berturut-turut, Api Muncul di Empat Kecamatan

Karhutla Magetan Terjadi Tiga Hari Berturut-turut, Api Muncul di Empat Kecamatan

Karhutla kembali melanda Magetan selama tiga hari berturut-turut. Kebakaran terpantau di empat kecamatan, termasuk kawasan Lawu dan Gunung Bancak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer