Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Surplus Beras, Pemkab Ponorogo Jajaki Pasar Baru di Ambon

S
Penulis: Sugeng Dwi N.❯
STOK AMAN: Persediaan beras di gudang Bulog Pacitan hampir mencapai 3.600 ton. NUR CAHYONO/JAWA POS RADAR PACITAN
KERJA SAMA: Pemkab Ponorogo dan Pemkot Ambon menjajaki peluang perdagangan beras lokal sekaligus pengembangan seni dan budaya antardaerah. DOK RADAR MADIUN

Advertisement

Jawa Pos Radar Ponorogo – Surplus produksi beras di Ponorogo mulai diarahkan untuk membuka pasar antardaerah. Pemkab Ponorogo membidik Kota Ambon, Maluku, sebagai salah satu tujuan pemasaran beras lokal.

Penjajakan perdagangan tersebut memanfaatkan hubungan kerja sama seni dan budaya kedua daerah.

Tawaran itu disampaikan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita saat bertemu Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena dalam kunjungannya ke Ambon.

Advertisement

Meski demikian, pembicaraan kedua kepala daerah belum menghasilkan kesepakatan perdagangan beras. Peluang pemasaran komoditas pangan tersebut masih dalam tahap penjajakan.

Lisdyarita mengatakan, Ponorogo dan Ambon memiliki kesamaan dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Keduanya tergabung dalam jaringan kota kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN).

Selain itu, masing-masing daerah memiliki festival yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Advertisement

‘’Ponorogo dan Ambon sama-sama tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network, sama-sama punya festival dalam KEN (Karisma Event Nusantara) 2026,’’ terang Lisdyarita yang akrab disapa Bunda Rita, Minggu (1/11).

Ponorogo memiliki Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP). Sementara Ambon mengandalkan Amboina International Music Fest (AIMF).

Kesamaan tersebut menjadi salah satu dasar pembicaraan pengembangan hubungan antardaerah, termasuk membuka peluang kerja sama ekonomi.

Dalam kunjungannya, Lisdyarita turut menyaksikan penyelenggaraan AIMF di Lapangan Merdeka Ambon.

Advertisement

Artikel Terkait

Nadine Nayla, Penari Jatil Asal Ponorogo yang Terpilih Jadi Delegasi Budaya Indonesia ke Malaysia

Nadine Nayla, Penari Jatil Asal Ponorogo yang Terpilih Jadi Delegasi Budaya Indonesia ke Malaysia

Nadine Nayla, siswi SMPN 1 Ponorogo, meraih juara II Jawa Timur Got Talent 2026 dan terpilih menjadi delegasi budaya Indonesia ke Malaysia pada 2027.

Bantarangin Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah Reog, Pemkab Ponorogo Mulai Penataan 2027

Bantarangin Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah Reog, Pemkab Ponorogo Mulai Penataan 2027

Kawasan Somoroto seluas 12,11 hektare ditargetkan mulai ditata pada 2027. Monumen Bantarangin diarahkan menjadi wisata sejarah Reog.

Juara Bertahan Reog Brawijaya UB Absen, Perebutan Gelar FNRP 2026 Kian Sengit

Juara Bertahan Reog Brawijaya UB Absen, Perebutan Gelar FNRP 2026 Kian Sengit

Reog Brawijaya UB dipastikan absen di FNRP XXXI Ponorogo. Perebutan gelar juara Festival Nasional Reog Ponorogo 2026 diprediksi makin sengit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer