Jawa Pos Radar Ponorogo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi berhenti sementara selama lima hari pada awal Januari 2026.
Kebijakan tersebut disebut akan berlaku serentak secara nasional seiring libur semester satuan pendidikan.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Ponorogo, Sheila Amanda, membenarkan adanya informasi rencana penghentian sementara operasional MBG.
Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu surat edaran (SE) resmi dari BGN pusat.
“Informasinya memang begitu. Awal tahun ada libur operasional, kemungkinan tanggal 2–5 Januari dan 6–7 Januari 2026. Tapi kami masih menunggu SE resmi dari BGN,” ujar Sheila.
Di sisi lain, persoalan operasional MBG di Ponorogo sudah lebih dulu muncul. Sedikitnya lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan menghentikan kegiatan dalam beberapa hari terakhir.
Penyebab utamanya terkendala pencairan dana operasional.
“Masalah pencairan yang belum bisa, sehingga SPPG terpaksa menghentikan operasional sementara agar tidak menambah beban tanggungan,” jelas Sheila.
Kebijakan penghentian tersebut telah disampaikan langsung oleh masing-masing SPPG kepada penerima manfaat.
Meski demikian, Sheila enggan merinci lokasi kelima SPPG yang sempat vakum tersebut.
Ia memastikan, sebagian SPPG mulai kembali beroperasi belakangan ini.
Selain itu, distribusi MBG selama libur semester memang tidak dilakukan setiap hari, melainkan dirapel dalam beberapa hari tertentu.
“Beberapa masih operasional, tapi ada yang dirapel sehingga terlihat seperti tidak beroperasi,” ungkapnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto