Kamis, 23 May 2019
radarmadiun
icon featured
Kota Madiun

Pilwakot Kota Madiun di Launching Akhir Bulan Juli

10 Juli 2017, 19: 00: 03 WIB | editor : Budhi Prasetya

Seorang staf skretariat KPUD Kota Madiun memeriksa kondisi kotak suara yang tersimpan di gudang. 

Seorang staf skretariat KPUD Kota Madiun memeriksa kondisi kotak suara yang tersimpan di gudang.  (Bagas Bimantara/Radar Madiun)

MADIUN – Sebentar lagi Kota Madiun menghelat acara besar. Yakni Pemilihan wali kota (pilwakot) Madiun 2018. Pun pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) itu tinggal menunggu waktu. 

Rencananya KPUD bakal me-launching pesta demokrasi itu akhir Juli ini. Modelnya berupa penyelenggaraan gerak jalan bersama masyarakat Kota Madiun. 

’’Agar seluruh masyarakat bisa memaknai pilkada serentak sebagai kegiatan pemilu yang dimiliki bersama,’’ kata Ketua KPUD Kota Madiun Sasongko.

Saat ini persiapan pelaksanaan tahapan pilwakot masih sebatas koordinasi dengan pemkot. Salah satunya mengenai proses penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Apakah hanya cukup sekali dilakukan penandatanganan atau dua kali. 

’’Kami masih koordinasikan, apakah sebaiknya NPHD itu segera ditandatangani di bulan ini atau tidak,’’ ujar Sasongko.

Kendati demikian, Sasongko menyebut jadwal tahapan pelaksanaan pilkada serentak sudah diterbitkan oleh KPU RI. Sesuai PKPU 1/2017, persiapan pelaksanaan pilkada dimulai dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sejak 14 Juni lalu. 

Sedangkan pembentukan PPK dan PPS akan dimulai 12 Oktober 2017. Kemudian pengolahan DP4 bakal dilakukan mulai 24 November 2017 hingga 30 Desember 2017. 

’’Selanjutnya KPUD akan mulai melakukan proses pemutakhiran data dan daftar pemilih pada 30 Desember 2017,’’ terangnya.

Berikutnya, penerimaan data agregat kependudukan (DAK) 2 akan dimulai 31 Juli 2017. Sementara pendaftaran pasangan calon akan dimulai pada 1 Januari 2018. 

Kegiatan kampanye akan dimulai mulai tanggal 15 Februari 2018. Sementara tenang dan pembersihan alat peraga akan dilakukan pada 24 Juni 2018. 

’’Jadi, tiga hari setelah ditetapkan sebagai pasangan calon langsung boleh kampanye. Sampai nanti tiga hari sebelum pencoblosan,’’ jelas Sasongko.

Sesuai PKPU 1/2017, adapun pemungutan dan penghitungan suara pilkada serentak 2018 sendiri akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sedangkan rekapitulasi akan dilaksanakan pada 28 Juni 2018. 

’’Kami segera merapatkan barisan untuk melakukan langkah-langkah sesuai tahapan yang sudah ada. Tapi kalau saat ini masih sebatas tahap persiapan,’’ ungkap Sasongko. 

(mn/her/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia