Senin, 20 May 2019
radarmadiun
icon-featured
Sportainment

Tindak Tegas Suporter Tidak Tertib

19 Juli 2017, 11: 00: 03 WIB | editor : Budhi Prasetya

Kapolres Madiun Kota berfoto bersama dengan peserta rakord kesiapan pertandingan Madiun Putra vs Persebaya Surabaya, Selasa (18/7)

Kapolres Madiun Kota berfoto bersama dengan peserta rakord kesiapan pertandingan Madiun Putra vs Persebaya Surabaya, Selasa (18/7) (Bagas Bimantara/Radar Madiun )

MADIUN - Pengamanan maksimal bakal diterapkan aparat kemanan dalam pertandingan Madiun Putra menghadapi Persebaya Surabaya Kamis (20/70 besok. 

Aparat kemanan memberikan warning kepada suporter kedua tim untuk tertib selama gelaran laga perdana putaran kedua Liga 2 grup 5 itu. 

Petugas kemanan melarang suporter membawa botol air mineral masuk ke dalam stadion. Panitia pelaksana pertandingan menyiapkan kantung plastik sebagai gantinya. Itu akan diberikan saat penonton masuk ke dalam Stadion Wilis. 

‘’Untuk menghindari pelemparan oleh oknum suporter ketika did ala stadion nanti,’’ kata Kasat Shabara Polres Madiun Kota AKP Agus Eko, Selasa (19/7).

Selain botol air mineral, pendukung kedua kesebelasan juga dilarang membawa joran ke dalam lingkungan stadion. Eko menegaskan, hanya memperbolehkan suporter membawa bendera saat masuk stadion. 

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari tindakan - tindakan yang tidak diinginkan. Joran dikhawatirkan disalahgunakan menjadi senjata ketika terjadi kericuhan. 

‘’Joran dan tongkat kayu, untuk pertandingan ini tidak boleh dibawa masuk oleh suporter,’’ terangnya.

Tidak hanya kedua benda itu yang dilarang pihak kepolisian. Aparat kemanan juga melarang keras penggunaan flare oleh suporter. 

Secara tegas Eko mengungkapkan suporter dilarang menyalakan flare. Baik sebelum, pada saat atau sesudah pertandingan.

Larangan yang dilontarkannya itu bukan tanpa alasan. Semuanya demi menjaga pertandingan itu berjalan lancar, aman, tertib dan menarik untuk ditonton. Pun juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat umum. 

‘’Tanpa benda-benda itu suporter bisa tetap menunjukkan kreativitasnya dengan yel-yel,’’ ungkapnya.

Soal pengamanan bagi Bonek, Agus mengungkapkan sudah mempersiapkannya semaksimal mungkin. Termasuk menyediakan spot mereka sebagai titik kumpul di Jalan Abdul Rahman Saleh. 

Dengan begitu, kejadian yang tidak diinginkan bisa diminimalisir. Indikasi kerawanan bisa ditekan sedini mungkin. 

‘’Karena di sekitar stadion terdapat banyak fasilitas umum dan infrastruktur milik pemkot. Kami akan lakukan tindakan tegas apabila ada oknum suporter yang susah diatur,’’ tegasnya.

(mn/her/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia