Minggu, 21 Apr 2019
radarmadiun
icon featured
Ponorogo

Meski Dianggap Ilegal, Pemkab Tak Kuasa Tertibkan Pertamini 

19 Juli 2017, 13: 00: 03 WIB | editor : Budhi Prasetya

Meski disebut ilegal oleh Pertamina, penjual bensin bermesin Pertamini masih eksis di Ponorogo, Selasa (18/7) 

Meski disebut ilegal oleh Pertamina, penjual bensin bermesin Pertamini masih eksis di Ponorogo, Selasa (18/7)  (Asta Yanuar/Radar Ponorogo)

PONOROGO - Penjualan bahan bakar minyak (BBM) bermesin pompa mini atau lebih dikenal pertamini masih marak ditemui di Ponorogo. Ini lantaran upaya penertiban oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) setempat urung dilaksanakan. 

Keterbatasan kewenangan jadi penyebabnya. Ini terungkap dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Pertamina dan Hiswana Migas wilayah Madiun Selasa (18/7) kemarin. 

‘’Setelah kami lakukan koordinasi, yang berhak memanggil dan mensosialisasikan kepada pemilik pertamini adalah Kementerian ESDM. Makanya nanti menunggu keputusan dari sana,’’ kata kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdakum) Ponorogo Addin Andanawarih.

Padahal, lanjut Addin, pihak Pertamina menegaskan jika keberadaan pertamini ilegal. Sebab, Pertamina tidak mengeluarkan ijin apapun terkait praktik penjualan BBM tersebut. 

Addin menuturkan jika akan menolak tegas jika ada yang mengajukan izin. Sebab, jual-beli BBM memiliki standar tersendiri. Mulai mesin penyalurnya, tempat tampungan, hingga cara menuangkannya.

Kendati begitu, pihaknya tidak berwewenang menertibkan. Begitu juga Pertamina. Addin menyebut kewenanang berada di Kementerian ESDM. 

Pihaknya, berencana mengundang perwakilan dari kementerian untuk berkoordinasi dengan pemilik pertamini dalam waktu dekat.

(mn/agi/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia