Rabu, 22 May 2019
radarmadiun
icon-featured
Peristiwa

Tiga Korban PG Pagotan Alami Luka Bakar

22 Juli 2017, 16: 30: 03 WIB | editor : Budhi Prasetya

Salah satu korban ledakan mesin evaporator PG Pagotan saat dirawat di RSUD dr Soedono Kota Madiun

Salah satu korban ledakan mesin evaporator PG Pagotan saat dirawat di RSUD dr Soedono Kota Madiun (Bagas Bimantara/Radar Madiun )

MEJAYAN - Jumat (21/7) mungkin jadi hari nahas bagi ketiga pekerja pabrik gula (PG) Pagotan, Kabupaten Madiun. Mereka terpaksa mengakhiri sif kerjanya dengan luka bakar tubuhnya. 

Ini setelah salah satu mesin evaporator milik PG tempat mereka bekerja meledak sekitar pukul 21.05 Wib.

Sauji, Lutfi dan Heri adalah tiga pekerja bernasib malang itu. Ketiganya mengalami luka bakar akibat tercipak muntahan air nira dengan suhu 130 derajat Celsius. 

Luka bakar yang dialami Sauji dan Lutfi terbilang parah. Mencapai sekitar 80 persen. Sementara Heri hanya mengalami luka bakar sekitar 20 persen. 

Ketiga korban semula dilarikan ke RSUD Dolopo. Lantaran luka yang diderita cukup parah, akhirnya dirujuk ke ke RSUD dr Soedono. 

‘’Saat ke sini sudah dibawa pergi dari tempat penyimpanan mesin,’’ jelas Tubagus Syaifullah, salah seorang pekerja pabrik.

Tubagus mengungkapkan kemungkinan besar ketiga rekan kerjanya itu berada di bawah mesin uap saat kejadian. Sebab, Heri bertugas sebagai pencatat laporan setiap satu jam sekali.

Lantaran itulah, tempat tugas Heri tepat dibawah mesin berdiameter sekitar enam meter tersebut.  Sementara kedua kawannya di sekitaran mesin evaporator nomor dua yang tidka jauh dari lokasi Heri. 

‘’Tidak keluar api. Tapi air nira yang dimasak memang panas,’’ terangnya.

(mn/bel/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia