Rabu, 19 Jun 2019
radarmadiun
icon featured
Peristiwa

Asik Bercanda, Jarum Pentul Masuk ke Perut

23 Juli 2017, 16: 37: 29 WIB | editor : Budhi Prasetya

Ilustrasi 

Ilustrasi  (Febrian Satria/Radar Madiun)

MADIUN -  Widia Eka Putri hampir sepekan terbaring di ruang obeservasi RSUD ds Soedono Kota Madiun. Ini lantaran jarum pentul masih ada di dalam tubuh remaja asal Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, 

‘’Posisi jarum sudah berada di daerah dekat anus,’’ ungkap dr Dadik Supriyanto. 

Dadik sengaja tidak melakukan operasi. Jarum tetap dibiarkan agar bisa keluar bersama kotoran. Mengantisipasi adanya kebocoran usus, Widia dianjurkan mengonsumsi makanan kaya serat. 

’’Biasanya kasus semacam ini bisa keluar dalam waktu tujuh hari,’’ ujar dokter bedah itu. 

Widia juga dilarang banyak bergerak agar posisi jarum tidak berubah-ubah. Jika gerak berlebihan, ditakutkan terjadi kebocoran anus akibat tertusuk jarum. 

’’Kondisi pasien baik, kemungkinan jarum akan keluar satu atau dua hari lagi,’’ jelasnya.

Dadik menampik ada benda logam lain di dalam perut Widia. Hasil rontgen pertama yang menampilkan isi staples rupanya hanya kesalahpahaman. Isi staples ternyata tidak masuk ke perut, melainkan nyantol di pakaian yang Widia pakai. 

‘’Hanya jarum pentul, tidak ada isi staples di dalam perut pasien,’’ terangnya. 

Masuknya jarum ke tubuh Widia memang tidak disengaja. Jarum itu tertelan ketika dia tengah bercanda dengan teman-temannya. 

(mn/mg8/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia