Senin, 24 Sep 2018
radarmadiun
icon-featured
Mejayan

Ledakan PG Pagotan Paksa Tim Labfor Polda Jatim Turun Gunung

Senin, 24 Jul 2017 15:12 | editor : Budhi Prasetya

Tim Labfor Polda Jatim memeriksa tingkat kerusakan mesin evaporator PG Pagotan, Sabtu (22/7).

Tim Labfor Polda Jatim memeriksa tingkat kerusakan mesin evaporator PG Pagotan, Sabtu (22/7). (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun)

MEJAYAN – Peristiwa meledaknya mesin evaporator pabrik gula (PG) Pagota, Kabupaten Madiun terus didalami pihak kepolisian. Buktinya, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim terlihat mendatangi lokasi kejadian Sabtu (22/7). 

Kedatangan mereka untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan untuk meneliti lebih mendalam kejadian yang mencelakakan tiga orang pekerja itu. 

Selama 130 menit  anggota Tim Pemeriksa Kecelakaan Kerja Labfor itu menelisik penyebab pasti ledakan.  

Setiap sudut ruangan dan reruntuhan akibat ledakan tak luput dari penyisiran yang dilakukan petugas. Pun kerusakan mesin uap tak luput dari pemeriksaan. 

Potongan lempengen ketel uap 100 x 40 x 1,5 sentimeter pun dibawa sebagai barang bukti. Juga sisa air nira yang dimasukkan dalam botol bekas air mineral ukuran 600 mililiter. 

‘’Kami akan bawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena kami belum bisa memastikan penyebab ledakan sebelum ada pemeriksaan laboratorium dulu,’’ kata Ketua Tim Pemeriksa Kecelakaan Kerja Labor Polda Jatim AKBP Sugi Haryono. 

Dijelaskan Sugi, pihaknya perlu mengetahui kandungan sisa air nira dalam ketel uap tersebut. Apakah ada kandungan zat kimia yang berifat korosif pada bodi ketel. 

‘’Usia mesin memang sudah relatif tua,’’ tegasnya.

(mn/bel/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia