Senin, 24 Sep 2018
radarmadiun
icon featured
Peristiwa

Sebelum Celaka, Bus Sugeng Rahayu Lakukan Ini di Jalan

Senin, 31 Jul 2017 13:00 | editor : Budhi Prasetya

Bus Sugeng Rahayu terhenti di tengah jalan usai tabrakan di Km 163-164  Jalan Surabaya - Madiun

Bus Sugeng Rahayu terhenti di tengah jalan usai tabrakan di Km 163-164  Jalan Surabaya - Madiun (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun)

MADIUN - Perjalanan dua bus dan satu truk harus terhenti di  Desa Tiron, Kabupaten Madiun itu. Ketiga kendaraan tersebut mengalami kecelakaan Minggu (30/7) yang terjadi di Km 163 - 164 Jalan Surabaya - Madiun.  

Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian. Kecelakaan tersebut berawal dari Bus Sugeng Rahayu yang mencoba menghindari dump truck yang nyelonong naik ke badan jalan usai parkir di depan sebuah pabrik rokok. 

Upaya banting setir ke kanan yang dilakukan Subari, sopir bus Sugeng Rahayu berhasil menghindari tumburan dengan dump truck tersebut. Nahas, dari arah berlawanan muncul truk yang dikemudikan Suyatno. 

Mengetahui hal ini, Subari kembali memutar kemudi ke kiri untuk menghindari adu moncong dengan truk nopol AE 8217 UF tersebut. Upaya tersebut tidak berjalan mulus. Benturan kedua kendaraan tak bisa dihindarkan karena jarak terlalu dekat. 

 ‘’Jaraknya sudah terlampau dekat,’’jelas Hanif Mutoha, kernet bus Sugeng Rahayu yang tercatat sebagai warga Salatiga itu.

Sialnya, di belakang bus Sugeng Rahayu juga tengah melaju bus Restu. Mendapati bus Sugeng Rahayu oleng ke kanan dan ke kiri, Priyo, sopir bus Restu, tak kalah panik. 

Apalagi, bus yang melaju di depannya mencoba menghentikan laju kendaraannya secara mendadak. Priyo pun memilih banting setir ke kiri. 

Akibatnya bus yang dikemudikannya menghantam pohon di trotoar hingga menyebabkan ban kiri depan terlepas. 

‘’Supaya tidak menabrak kendaraan lain, saya pilih banting setir ke kiri,’’ ungkap Priyo. 

Dari keterangan sejumlah saksi didapat informasi jika sebelum terjadi benturan, bus Sugeng Rahayu memang mendahului beberapa kendaraan dari sisi kanan. 

Pasca benturan keras, pengemudi bus Sugeng Rahayu harus dilarikan ke RS Ibrahim. Kaki kirinya lecet-lecet. 

Beruntung, kecelakaan beruntun tersebut tidak berdampak buruk bagi  Supriono, 43, warga Sogo, Balerejo. Sepeda motor Honda Supra nopol AE 5841 FA yang dikemudikannya berada tepat di belakang dump truck saat peristiwa itu terjadi. 

Kendati demikian, Supriono sempat terjatuh lantaran tidak bisa menghindari truk yang diseruduk bus Sugeng Rahayu tersebut. 

‘’Korban tidak terluka,’’ imbuh Kasatlantas Polres Madiun AKP Evon Fitrianto.

Akibat kecelakaan beruntun itu, arus lalu lintas di TKP menjadi tersendat. Kendaraan mengular hingga ratusan kilometer, baik dari arah selatan maupun utara. Sebab, bodi bus Sugeng Rahayu berhenti tepat di tengah jalan.

‘’Semua kendaraan yang terlibat sudah kami amankan. Kami juga sudah memintai keterangan dari saksi,’’ paparnya.

(mn/bel/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia