Selasa, 13 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Ngawi

Tebing 200 Meter Longsor Timbun Tanaman Padi Siap Panen

Minggu, 06 Aug 2017 23:50 | editor : Budhi Prasetya

Anggota Koramil dan Polsek Jogorogo melakukan pemetaan lokasi longsor di Desa Girikerto

Anggota Koramil dan Polsek Jogorogo melakukan pemetaan lokasi longsor di Desa Girikerto (Loditya Fernandez/Radar Ngawi)

NGAWI – Peristiwa tanah longsor terjadi di sisi utara lereng gunung Lawu, tepatnya masuk Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Material longsor meluncur kebawah dari tebing setinggi 200 meter. 

Tak pelak, luasan area longsor yang memanjang 20 meter itu menimbun seperempat hektar tanaman padi siap panen yang ada dibawahnya. Akibatnya empat petani desa setempat merugi hingga Rp 50 juta. 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ngawi, peristiwa bencana alam itu terjadi Sabtu (5/8) sekitar pukul 08.30 Wib. Lasdi dan Yadi, dua warga desa setempat menjadi saksi yang pertama kali melihat kejadian tersebut. 

Ketika itu, keduanya tengah beraktivitas tak jauh dari lokasi kejadian. Mereka dikagetkan dengan suara gemuruh yang berasal dari bukit diatas tempatnya bekerja. Bukit setinggi 200 meter itu tiba tiba terbelah dan meterial longsor bergerak turun. 

‘’Spontan Lasdi dan Yadi menyelamatkan diri,  alhamdulillah keduanya berhasil selamat,‘’ beber Kapolsek Jogorogo, AKP Budi Cahyono.

Selain tanaman milik warga, material longsor juga merusak saluran irigasi. Pun, akses petani ke sawah juga tertimbun tanah longsoran bukit tersebut. 

‘’Akhirnya oleh keduanya, kejadian tersebut dilaporkan ke perangkat desa dan diterukan ke kami, ‘’ imbuhnya.

Kapolsek Jogorogo belum bisa mengungkap penyebab pasti tanah longsor itu. Budi mengak pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan keterangan juga pemetaan terkait peristiwa tanah longsor. 

‘’Kami belum bisa pastikan penyebabnya. Yang pasti kondisi di lokasi curam,‘’ tambahnya. 

(mn/odi/sib/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia