Jumat, 24 May 2019
radarmadiun
icon featured
Hukum & Kriminal

Residivis Kambuhan Dua Kali Bobol Rumah Tetangga

19 September 2017, 21: 35: 57 WIB | editor : Budhi Prasetya

Darmo, pelaku curat di toko Sumantri sudah diamankan di Mapolsek Paron.

Darmo, pelaku curat di toko Sumantri sudah diamankan di Mapolsek Paron. (Loditya Fernandez/Radar Ngawi)

NGAWI – Pernah merasakan tidur dibalik jeruji besi, tak membuat Darmo berhenti berbuat kriminal. Buktinya, lelaki berumur 23 tahun itu kembali harus berurusan dengan polisi. 

Pemuda asal Desa/Kecamatan Paron, Ngawi diduga menyatroni rumah tetangganya. Residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) itu beraksi dua kali di rumah Sumantri. 

Kali pertama, aksi curat dilakukan pada 10 September lalu. Pelaku menggondol duit sebesar Rp 450 ribu yang disimpan di dalam toko. Setelah kejadian itu, korban rajin begadang setiap malamnya. 

’’Khawatir pencuri masuk lagi,’’ ujar Kapolsek Paron, I Wayan Murtika.

Pengorbanan Sumantri mengurangi jam tidur malamnya membuahkan hasil. Kamis (14/9) sekitar 03.00 Wib dirinya yang tengah bergadang mendengar suara mencurigakan di samping rumahnya. 

Penasaran, Sumantri memberanikan diri keluar rumah. Sekilah dirinya mengetahui kelebat orang berlari meninggalkan pekarangan rumahnya. Upaya pengejaran yang dilakukannya sia - sia. 

Beruntung, meski gelap, Sumantri mengenali ciri - ciri orang mencurigakan tersebut. Pun dirinya mengenali lelaki misterius itu tidak lain adalah Darmo, tetangganya sendiri. 

’’Setelah itu korban melapor dan akhirnya kami lakukan penangkapan,’’ jelasnya.

Setelah merasa yakin, Sumantri mendatangi Mapolsek Paron untuk melaporkan kejadian yang dialaminya itu. Berbekal informasi korban, polisi tak memerlukan waktu lama membekuk pria yang dimaksud dalam laporan polisi. 

Dihadapan penyidik, Darmo mengakui perbuatannya. Namun demikian penyidik terus mengorek keterangan pelaku untuk pengembangan. Pasalnya, Wayan menduga jika aksi tersebut tidak hanya di lakukan di satu lokasi. 

’’Kami akan lakukan pengembangan. Siapa tahu ada TKP lainnya,’’ pungkasnya.

Selain pelaku, petugas berhasil mengamankan uang tunai Rp 74 ribu, sisa hasil kejahatan dari rumah Sumantri. Selain itu, sepeda onthel yang digunakan pelaku saat menuju rumah korban turut diamankan sebagai barang bukti. 

’’Baik pelaku maupun barang bukti selanjutnya kami amankan ke mapolsek,’’ ujar Wayan.

(mn/odi/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia