Rabu, 19 Jun 2019
radarmadiun
icon featured
Mejayan

Identifikasi Kerusakan Wesel di Jalur Rawan Ambles

09 Oktober 2017, 22: 15: 59 WIB | editor : Budhi Prasetya

rel ambles

Sejumlah pekerja tengah melakukan pemeriksaan sekaligus perawatan rel kereta api (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun)

MEJAYAN – Musim penghujan, wesel (konstruksi rel kereta api yang bercabang) harus rajin-rajin diperiksa. Apalagi di daerah yang rawan ambles lantaran kontur tanahnya tidak stabil. 

Jika dibiarkan tanpa penanganan, dapat mengganggu perjalanan kereta api. Wesel yang berada di daerah rawan ambles itu perlu dilakukan penguatan agar tetap kokoh. 

‘’Jika ada kelainan, dapat segera dilakukan perbaikan,’’ tutur Manajer Humas PT KAI Daop 7 Supriyanto.

Selain terdampak guyuran hujan, daerah rawan ambles juga terdampak pembangunan double track KA Jombang–Madiun. Megaproyek nasional itu pembangunannya tengah pada tahap pengurukan dan pemadatan lahan untuk rel. 

Setidaknya terdapat dua lokasi yang kini berada pada zona rawan ambles. Terbentang di sepanjang Stasiun Madiun-Babadan dan di daerah sekitaran Saradan–Wilangan. 

‘’Untungnya, tidak ada rel yang berada di daerah rawan banjir,’’ ungkapnya.

Selain mengidentifikasi kerusakan wesel, pekerja juga melakukan pengencangan alat penambat dan baut wesel, profil balas, pengecatan, pembersihan roda kawat dan wesel, serta pelumasan pelat lincir lidah wesel dan roda-roda setang wesel. 

‘’Kebetulan hari ini jadwalnya di Stasiun Caruban,’’ sebutnya.

Supriyanto memerinci, kegiatan bedah sarana dan prasarana di lintas (Brantas) juga digelar di 11 lokasi lain. Meliputi Stasiun Jombang, Baron, Nganjuk, Caruban, Madiun, Paron, Garon, Garum, Ngujang, Papar, Jembatan/BH nomor 444 Madiun-Barat dan Jembatan / BH nomor 522 antara Blitar-Rejotangan. 

‘’Saat ini semua jalur KA sudah bagus dan aman dilewati. Kegiatan ini terus kami lakukan secara berkala dan berpindah-pindah antarstasiun,’’ pungkasnya. 

(mn/bel/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia