Senin, 24 Sep 2018
radarmadiun
icon featured
Magetan

Jatuh Dihempas Angin Kencang, Papan Gapura Celakai Pengendara

Senin, 16 Oct 2017 21:06 | editor : Budhi Prasetya

angin puting beliung

Warga berusaha menolong Bayu yang tertimpa papan tiang gapura di Jalan Raya Maospati–Madiun, Jumat (13/10) (Ist For Radar Magetan)

MAGETAN – Alam mulai kurang ramah bagi warga. Buktinya, Jumat petan (13/10) lalu papan gapura masuk Kabupaten Magetan yang berada di Jalan Raya Maospati–Madiun ambruk disapu angin kencang. 

Nahas, seorang pengendara bermotor yang sedang melintas tertimpa robohnya papan tersebut. AKibatnya, korban yang bernama Bayu, asal Desa Teladan, Kecamatan Kendal, Ngawi, menderita sejumlah luka. 

Informasi yang dihimpun, insiden itu bermula saat remaja berusia 17 tahun itu melaju dari arah timur dengan motor Yamaha Jupiter Z nopol AE 4566 KX. 

Tepat saat melintas di bawah gapura masuk wilayah Kabupaten Magetan, Bayu tersungkur di tepi jalan tidak jauh dari objek wisata Taman Ria itu. 

Ini setelah dirinya tertimpa tiang penyangga tulisan Selamat Datang di Kabupaten Magetan yang sebelumnya terpasang di bagian atas gapura. 

Warga dan pengguna jalan yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan. Mereka mengangkat papan besi sepanjang sekitar 16 meter yang menutup badan jalan itu ke tepi. 

Sedangkan warga lainnya membawa Bayu ke RSAU dr Efram Harsana untuk mendapatkan perawatan. Sementara, motor Jupiter milik Bayu yang bagian depannya ringsek tertimpa papan tiang gapura ditepikan. 

‘’Korban selamat, hanya menderita luka robek di bibir bawah,’’ ujar Kapolsek Maospati Kompol Basuki Dwi Koranto kepada Jawa Pos Radar Magetan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Fery Yoga Saputra menyatakan, saat insiden itu, angin berhembus cukup kencang. Selain faktor angin, jatuhnya papang tiang gapura itu akibat kondisinya yang terbilang uzur karena terpasang sejak puluhan tahun silam. 

Pun beberapa mur dan tiang penyangganya berkarat. ‘’Mungkin sudah retak, lalu tidak kuat kena hembusan angin,’’ ucapnya. 

Fery menambahkan, empat jam sebelumnya, hempasan angin kencang menyebabkan sebuah pohon sono kembang di Jalan Sukowati ambruk. 

Patahan batang pohon berdiamter 30 sentimeter dan panjang 10 meter itu menimpa sebuah mobil yang terparkir tidak jauh dari pohon itu. Beruntung, pegemudinya tidak berada di dalam mobil. Namun, insiden tersebut membuat kondisi kap depan kendaraan penyok. 

‘’Selain karena hempasan angin, bagian pohon yang patah itu sudah lapuk,’’ kata Fery. 

Dia mengungkapkan, empat hari terakhir sejumlah wilayah Magetan memang kerap diwarnai angin kencang. Kecepatannya berkisar 30 kilometer per jam. Pun dia mengimbau warga waspada. 

‘’Pengguna jalan harus lebih berhati-hati selama dalam perjalanan,’’ pintanya. 

(mn/cor/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia