Minggu, 19 May 2019
radarmadiun
icon featured
Pacitan

Anggaran Rehabilitasi Jembatan Cupet 

17 Oktober 2017, 15: 54: 39 WIB | editor : Budhi Prasetya

jembatan rusak

Pekerja melakukan perbaikan lantai Jembatan Tambakrejo yang sudah mulai lapuk (Hengky Ristanto/Radar Pacitan)

PACITAN - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pacitan masih memiliki persoalan dibidang infrastruktur. Salah satunya permasalahan jembatan. 

Ironisnya, pemkab sudah menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk memperbaiki kerusakan jembatan penghubung antardesa maupun kecamatan. 

Tahun lalu, Dinas Bina Marga dan Pengairan menggelontorkan Rp 15 miliar untuk perbaikan jembatan di 9 titik. 

‘’Tahun ini kita anggarkan sekitar Rp 7,9 miliar untuk 30 paket kegiatan pembangunan dan perbaikan fisik jembatan. Nilainya relatif kecil-kecil,’’ ujar Suparlan, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Pacitan, Jumat (13/10).

Anggaran paling besar pada kegiatan fisik pembangunan maupun perbaikan jembatan yang terbagi dalam puluhan paket pekerjaan itu terserap untuk pembangunan jembatan Gunungsari di Arjosari. Nilainya mencapai Rp. 2,05 miliar. 

‘’Saat ini sudah tahap pengerjaan,’’ tegas Suparlan.

Dari puluhan paket hanya pembangunan jembatan Gunungsari, di Gunungsari, Arjosari yang sifatnya kegiatan awal. Hanya berupa pemasangan fondasi tiang pancang jembatan. Proyek tersebut bakal dilanjutkan tahun depan. 

Meliputi kegiatan pengerjaan oprit dan bangunan atas jembatan dengan menggunakan balok girder. 

‘’Sebelumnya, itu merupakan jembatan gantung tetapi sudah rusak karena diterjang derasnya aliran Sungai Grindulu saat banjir tahun lalu,’’ imbuhnya.

Suparlan menuturkan jika pihaknya sudah berupaya keras meingkatkan kualitas infrastruktur di Pacitan, khususnya jembatan. Namun, meski sudah jor-joran, dirinya tak menampik masih banyak jembatan di beberapa titik yang kondisinya sudah mengkhawatirkan. 

Contohnya keberadaan sejumlah jembatan gantung penghubung antardesa yang melintang di atas Sungai Grindulu. Padahal, itu perlu dilakukan perbaikan lantaran jembatan itu menjadi akses utama masyarakat menuju ke Jalan Raya Pacitan-Ponorogo. 

‘’Tahun ini prioritas perbaikan dilakukan pada Jembatan Tambakrejo,’’ katanya.

Namun, sambung Suparlan, sifatnya sekadar perbaikan lantai jembatan. Karena kayu-kayu lantai jembatan itu sudah banyak yang lapuk. Perbaikan serupa juga dilakukan terhadap Jembatan Pundung di Punung. 

‘’Total nilai anggaran untuk perbaikan jembatannya tembus Rp 1,075 miliar,’’ tandasnya. 

(mn/her/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia