Senin, 20 May 2019
radarmadiun
icon featured
Magetan

Produk UKM-IKM Laris Manis, Perputaran Duit di PPRM Capai Rp 1 Miliar 

20 Oktober 2017, 10: 56: 32 WIB | editor : Budhi Prasetya

Pengunjung asyik menikmati keriuhan PPRM 2017 dengan kamera ponselnya

Pengunjung asyik menikmati keriuhan PPRM 2017 dengan kamera ponselnya (Andi Chorniawan/Radar Magetan)

MAGETAN – Pasar rakyat atau pasar malam masih memiliki daya tarik. Buktinya, Pekan Pasar Rakyat Magetan (PPRM) 2017 dipadati pengunjung. 

Kondisi ini jelas membuka peluang pelaku ekonomi menaguk untung. Sedikitnya 400 pelaku usaha yang terlibat dalam PPRM 2017 itu pun kebanjiran rejeki. 

Berdasar perhitungan dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag), perputaran uang dari transaksi di PPRM, lima hari sejak dibuka Kamis (12/10) lalu mencapai Rp 1 miliar. Dalam sehari, pedagang  disekitaran area PPRM membukukan omzet Rp 2 juta. 

 ‘’PPRM tahun lalu transaksi belum mencapai Rp 1 miliar. Jadi, tahun ini ada peningkatan,’’ kata Kabid Industri Pangan, Kulit, Hasil Hutan dan Kerajinan (PKHHK) Disperindag Ari Kuncoro Broto kepada Jawa Pos Radar Magetan, Senin (16/10).

Ari mengungkapkan, duit Rp 1 miliar itu bersumber dari transaksi berbagai komoditas. Mulai kerajinan kulit (sandal dan tas); makanan dan minuman (sambal, kopi, dan abon), hingga kain batik. 

Menurut dia, adanya peningkatan itu tidak lepas dari semakin meningkatnya kualitas produk usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) Magetan. Termasuk dalam hal kemasan, rasa, dan legalitas. 

‘’Belum lagi, beberapa stan memasang harga miring (diskon, Red),’’ ucapnya.  

Menurut Ari, pelaksanaan PPRM tahun ini yang dimanfaatkan disperindag untuk uji coba pasar produk UKM dan IKM binaan satkernya terbilang sukses. Itu ditandai ludesnya produk-produk yang dipamerkan. 

Meski begitu, diakuinya masih perlu ada pembenahan dalam hal teknis. Penataan stan pelaku usaha di sekitar venue pameran, lanjut Ari, juga menjadi atensi. Dia berharap, stan peserta PPRM tahun depan bisa terlihat lebih rapi. 

‘’PPRM tahun ini menjadi bahan evaluasi kami agar tahun depan bisa lebih baik,’’ tuturnya. 

(mn/cor/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia