Rabu, 19 Jun 2019
radarmadiun
icon featured
Peristiwa

Tabrak Tiang Telepon, Sopir Truk Pasir Tak Ingat Injak Rem

20 Oktober 2017, 12: 00: 59 WIB | editor : Budhi Prasetya

tabrak dump truck

Pohon mangga menghentikan laju nyasar dump truck yang dikemudikan Darmanto. (Deni Kurniawan/Radar Ponorogo)

PONOROGO - Nahas menimpa Darmanto. Sopir dump truck bermuatan lima kubik pasir itu mengalami celaka saat melintas di penggal Jalan Halim Perdana Kusuma, Ponorogo. 

Truk yang dikemudikannya menerjang tiang telepon hingga roboh. Sebelumnya, truk berpelat kuning AD 1879 BG itu sempat menumbur tumpukan batu bata milik warga. 

Apes Darmanto Senin (16/10) lalu itu berakhir saat moncong truk menabrak pohon mangga milik warga sekitar kejadian. Alhasil, Bagian depan kendaraan dengan bak terbuka itu ringsek. 

Darmanto mengatakan, kecelakaan yang dialaminya lantaran menghindari kendaraan lain di depannya. Ketika itu truk yang ada didepannya berniat menyalip kendaraan lain. 

Pria asal Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, itu pun ikut - ikutan hendak menyalip. Dirinya sengaja mengekor di belakang truk yang ada di depannya.  

‘’Truk di depan saya tidak jadi menyalip, saya terlanjur makan jalan,’’jelasnya.

Waktu itu, kata Darmanto, dia sempat berusaha banting setir ke kiri agar dump truck yang dikemudikan kembali ke jalurnya. Namun, usaha yang dilakukan gagal. 

Dirinya mengaku kemudi telanjur berat untuk diputar ke arah kiri. Tak urung dump truck berkelir merah sarat pasir itu menerjang tiang besi penyangga kabel telepon hingga roboh. 

‘’Panik, injak rem atau tidak saya kurang ingat,’’ ujarnya.

Meski sudah menumbangkan tiang penyangga kabel telepon, toh laju truk tak kunjung berhenti. Tumpukan batu bata milik warga jadi sasaran berikutnya. Pohon mangga cukup besar berhasil menghentikan laju tak terkendali truk Darmanto. 

‘’Dari tambang pasir Krau, dikirim ke Sawoo,’’ jelasnya.

Kardjadi, salah seorang saksi mengaku mendengar suara keras saat dump truck menyasar tiang penyangga kabel telepon, menubruk tumpukan batu bata, dan pohon mangga miliknya. 

Maklum, waktu kejadian itu warga Desa Tajug Kecamatan Siman itu tengah bermain bersama cucunya di teras rumah. Lelaki 65 tahun itu sempat kaget. 

‘’Langsung saya lihat, ternyata ada kecelakaan,’’ ungkapnya.

Kardjadi mengaku beruntung pohon mangganya mampu menghentikan laju tak terkendali dump truck pengangkut pasir itu. Jika tidak, pasti truk menyasar pagar rumahnya. 

‘’Untung gerbang rumah selalu saya tutup, biar cucu-cucu tidak main ke luar,’’ ungkapnya sembari menghitung jumlah batu bata yang rusak sekitar 1.500 buah. 

(mn/mg8/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia