Selasa, 21 May 2019
radarmadiun
icon featured
Ponorogo

Badan Jalan Rusak, Warga Dipaksa Hirup Debu

03 November 2017, 20: 15: 59 WIB | editor : Budhi Prasetya

Jalan Raya Jenangan-Kesugihan, Ponorogo, tidak layak dilewati kendaraan bermotor karena tergolong rusak parah. 

Jalan Raya Jenangan-Kesugihan, Ponorogo, tidak layak dilewati kendaraan bermotor karena tergolong rusak parah.  (Asta Yanuar/Radar Ponorogo)

JENANGAN – Lubang menganga dan berdebu. Begitulah kondisi Jalan Raya Jenangan-Kesugihan, Ponorogo. Ruas jalan yang rusak hanya diurug pasir trass (pasir kasar bahan batako, Red). 

Tidak hanya pengguna jalan yang dirugikan, masyarakat sekitar pun turut terkena imbas. Diduga kuat semakin parahnya kerusakan jalan akibat tingginya aktivitas dump truck pengangkut pasir dari Srau, Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung.

Laju kendaraan bakal tidak stabil saat melintas di Jalan Raya Jenangan-Kesugihan. Sebab, kondisi jalan saat ini dalam keadaan rusak parah. 

Aspal hancur dan medan jalan ambles tersaji di sana. Parahnya, jalan yang berlubang sekaligus ambles bergelombang itu hanya diuruk dengan pasir trass. 

‘’Debu sampai masuk rumah, dan mengganggu pernapasan,’’ ungkap Sugeng, warga Tumpangrejo, Desa Nglayang, Jenangan, Selasa (31/10).

Kerusakan jalan, lanjut Sugeng, semakin parah sejak delapan bulan belakangan. Sebelumnya,  kondisi jalan memang sudah rusak tapi belum begitu parah seperti sekarang. 

Diungkapkannya, kondisi jalan mulai hancur sejak lalu-lalang dump truck pengangkut pasir melintas di jalan depan rumahnya tersebut. 

‘’Angkut pasir dari tambang pasir Srau, Kesugihan,’’ imbuhnya.

Aktivitas dump truck pengangkut pasir tampaknya menambah parah kerusakan jalan. Aspal hancur dan sebagian jalan ambles. Bagaimana badan tidak hancur, Sugeng menyebut puluhan kali truk penuh muatan melindas aspal tiap harinya. 

‘’Ya memang dibenahi tapi cuma dengan diuruk pasir trass. Malah semakin berbahaya,’’ ujarnya.

Kondisi jalan yang rusak itu kerap memicu terjadinya kecelakaan. Pun, pipa saluran air minum yang terpendam di bawah jalan sempat bocor beberapa kali. Selain itu, udara penuh debu mesti dihirup Sugeng dan warga sekitar. 

‘’Belakangan sudah ada empat sepeda motor jatuh sendiri di jakan rusak itu,’’ ungkapnya dengan menunjuk penggal jalan rusak yang diurug pasir trass tepat di depan rumahnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Ponorogo, terdapat sekitar 131 titik kerusakan di sepanjang Jalan Raya Jenangan-Kesugihan. Titik itu terbagi menjadi 73 kerusakan parah dengan kondisi menyeluruh di lebar jalan. 

Sisanya kerusakan tingkat sedang di salah satu sisi badan jalan. Kendati demikian, kira-kira penggal jalan sepanjang 500 meter telah diperbaiki dengan dicor lantas diaspal. 

‘’Itu kemarin rusaknya sangat parah. Apa kurang parah lagi biar segera diperbaiki,’’ kata Nursaid, warga Desa Nglayang.

Tidak jauh dari rumah Nursaid, ada lubang menganga tepat di tengah jalan, di jembatan. Tepat di bawah lubang adalah gorong-gorong. Nursaid menyebut, titik lubang itu muncul bukan pertama kalinya. Sempat ditambal dan diperbaiki tapi rusak kembali. 

‘’Awalnya kecil, karena sering dilewati kendaraan jadinya semakin besar,’’ ujarnya

(mn/mg8/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia