Senin, 27 May 2019
radarmadiun
icon featured
Pacitan

Kondisi Tanah Labil, Sepertiga Jalan Pacitan-Tulakan Tebar Ancaman 

03 November 2017, 20: 45: 59 WIB | editor : Budhi Prasetya

Kondisi Jalan Pacitan-Tulakan di Dusun Pakis, Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung, ambles. 

Kondisi Jalan Pacitan-Tulakan di Dusun Pakis, Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung, ambles.  (Muhammad Budi/Radar Pacitan)

KEBONAGUNG - Pengguna jalan yang melintas di jalan nasional Pacitan-Tulakan wajib waspada. Pasalnya, tanah yang labil membuat kondisi jalan kurang layak. 

Titik kerusakan terjadi di Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung. Hujan yang mengguyur daerah itu membuat sepertiga jalan tak bisa lagi dilalui lantaran ambles.

Kondisi tersebut diketahui warga sejak sepekan lalu. Namun, saat itu retakan jalan belum separah sekarang. Sebagai bentuk antisipasi, beberapa warga memasang ranting pepohonan di rekahan jalan yang ambles sepanjang 30 meter tersebut. 

‘’Biar warga yang melintas lebih waspada,’’ tutur Herman, warga setempat. 

Herman menjelaskan, jalan itu ambles karena hujan deras sebelumnya. Ketika itu sudah muncul tanda-tanda jalan bakal ambles. 

Ditandai adanya retakan kendati belum telampau lebar. Pun, saluran air di dekat lokasi tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Sehingga genangan air merembes dan membuat jalan Pacitan-Tulakan ambles. 

‘’Dulu juga pernah ambles. Sebelum diperbaiki dengan cara dipadatkan dan dibuatkan talut,’’ bebernya.

Syifa Uduha, pejabat pembuat komitmen (PPK) pelaksanaan jalan nasional Glonggong-Pacitan-Hadiwarno-Batas Trenggalek, mengaku baru menerima laporan jika jalan Pacitan-Tulakan ambles. 

Namun demikian dirinya mengungkapkan tidak bisa berbuat banyak. Ini lantaran upaya perbaikan jalan belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. 

‘’Karena memang tahun ini kami tidak dapat (anggaran) paket perbaikan jalan Pacitan-Tulakan,’’ katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Pacitan.

Untuk penanganan jangka pendek, pihaknya bakal mengupayakan pemadatan jalan dengan menutup rekahan menggunakan tanah. Sementara proses perbaikan jalan rusak akibat bencana bakal diupayakan tahun depan. 

‘’Perbaikan bakal dilakukan seperti saat menangani jalan ambles di Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan, beberapa waktu lalu,’’ jelasnya. 

(mn/her/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia