Rabu, 19 Dec 2018
radarmadiun
icon featured
Mejayan

Kecelakaan di Tol, Pemilik Kendaraan Wajib Ganti Kerusakan Infrastrukt

07 April 2018, 04: 00: 59 WIB | editor : Budhi Prasetya

kecelakaan tol

TEGAS: PT NKJ mengambil kebijakan tegas menyikapi kerusakan infrastruktur terdampak kecelakaan belakangan waktu terakhir.  (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun )

MADIUN – Berkali menjadi tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan, PT Ngawi–Kertosono Jaya (NKJ) ambil kebijakan tegas. Pemilik kendaraan yang terlibat wajib menanggung biaya penggantian kerusakan infrastruktur jalan bebas hambatan. 

Dari empat kecelakaan pasca diresmikan 29 Maret lalu, guard rail (pagar besi) maupun median jalan hancur. Total panjang kerusakan infrastruktur vital itu mencapai empat meter. 

‘’Itu sudah jadi kebijakan,’’ tegas Direktur Utama PT NKJ Iwan Moedyarno.

Sudah celaka tertanggung biaya itu menjadi konsekuensi yang tak bisa ditawar. Mengingat rata-rata insiden disebabkan human error. 

Seperti pecah ban yang dialami bus Subur Jaya yang bertabrakan dengan truk tronton pengangkut minyak goreng di Km 586 tol Klitik-Wilangan, Kamis (5/4). 

‘’Pengemudi dan kendaraan faktornya,’’ ungkap Iwan. 

Jalan bebas hambatan yang masih dalam masa uji coba itu tidak dilengkapi lampu penerangan. Beda dengan tol di kawasan perkotaan. Bila tingkat kecelakaan ke depannya semakin tinggi, PT NKJ bakal menambah penerangan. 

Guna menambah keamanan dan kenyamanan pengemudi yang memanfaatkan fasilitas jalan negara tersebut. 

‘’Tapi kalau dari penerangan kendaraannya sudah prima, pastinya tak ada kendala. Karena tol itu jalannya sudah halus, lurus, dan lebar,’’ terangnya. 

(mn/jpr/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia