Selasa, 20 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Hukum & Kriminal

Jadi Budak Sabu, Oknum PNS Magetan Diringkus Polisi

Rabu, 09 May 2018 05:00 | editor : Budhi Prasetya

PNS Nyabu

NARKOBA: RK dan J, dua tersangka kasus narkoba yang berhasil diamankan Polres Ponorogo berikut barang bukti sabu-sabu seberat 1,48 gram. (Asta Yanuar/Radar Ponorogo)

KOTA – Karir RK sebagai aparatur sipil negeri (ASN) terancam tamat. Ini lantaran abdi masyarakat itu harus menjalani proses hukum.

Pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkab Magetan tersebut terciduk anggota Satreskoba Polres Ponorogo saat hendak bertransaksi sabu di Jalan KH Ahmad Dahlan pada Minggu lalu (6/5). 

RK diamankan di depan Pasar Songgolangit. Kapolres Ponorogo AKBP Radiant menjelaskan, penangkapan RK dilakukan setelah petugas berhasil mengamankan pengedar sabu-sabu berinisial J sehari sebelumnya (5/5). 

Pengedar itu sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi. Dari keterangan warga Madiun tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan. 

’’Petunjuk mengarah pada RK,’’ katanya saat press release, Selasa (8/5).

Petugas lantas memancing RK keluar dari rumahnya lewat bantuan J. Keduanya sepakat bertemu di sekitar Pasar Songgolangit untuk bertransaksi sabu. 

Sesampainya di lokasi kejadian, RK yang datang naik mobil langsung dihadang oleh petugas. Mendapati kenyataan itu, pelaku berusaha kabur. 

’’Sempat terjadi kejar-kejaran,’’ terang Radiant.

RK yang merupakan warga Perum Kertosari Indah, Cokromenggalan, Babadan, itu akhirnya berhasil ditangkap di Jalan KH Ahmad Dahlan. Total dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan sekitar 1,48 gram sabu dalam empat plastik klip. 

Masing-masing bungkus terdiri 0,40 gram; 0,28 gram; 0,16 gram; dan 0,60 gram. ’’Ditemukan pula sejumlah alat isap sabu di dalam mobil RK,’’ ungkap Radiant.

Mantan Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jatim itu menerangkan, dalam kasus ini RK berstatus pemakai. Dia diketahui mengonsumi barang haram tersebut selama dua tahun terakhir. 

Bubuk kristal putih itu dibelinya dari tangan J dengan harga bervariasi antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. ‘’RK adalah pelanggan tetap J,’’ ujar Radiant.

(mn/jpr/sib/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia