23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Setelah Liga 3 Jatim Resmi Batal, Askab PSSI Madiun Bakal Gelar Kompetisi Lokal

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Persepakbolaan di Kabupaten Madiun coba digeliatkan. Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) setempat bakal menggelar kompetisi lokal.

‘’Banyak hal yang menjadi pertimbangan mengenai rencana kompetisi lokal itu,’’ kata Wakil Ketua Askab PSSI Madiun Ansori, Sabtu (31/12).

Ansori mengungkapkan, pihaknya tak ingin persebakbolaan di Kabupaten Madiun vakum total. Seiring, batalnya Liga 3 Jatim 2022/2023, kompetisi lokal itu sebagai upaya agar persepakbolaan tetap ada geliat. ‘’Agar klub maupun SSB (sekolah sepak bola) di bawah naungan kami punya wadah,’’ ujarnya.

Selain itu, kompetisi juga dimaksudkan sebagai ruang bagi kalangan pelatih. Khususnya, 30 pelatih yang belakangan ini diprogramkan mendapat lisensi. ‘’Kompetisi lokal juga sebagai aplikasi temen-temen pelatih itu. Tim yang ikut nanti wajib dilatih pelatih berlisensi D,’’ ungkap Ansori.

Baca Juga :  Persinga Recovery Dulu, Baru Fokus Persema

Ansori menuturkan, kick off kompetisi lokal itu direncanakan 29 Januari mendatang. Sistem yang diterapkan nanti setengah kompetisi. ‘’Sementara ini sudah ada 16 tim yang mendaftar. Pendaftaran belum selesai,’’ jelasnya. (den/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Persepakbolaan di Kabupaten Madiun coba digeliatkan. Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) setempat bakal menggelar kompetisi lokal.

‘’Banyak hal yang menjadi pertimbangan mengenai rencana kompetisi lokal itu,’’ kata Wakil Ketua Askab PSSI Madiun Ansori, Sabtu (31/12).

Ansori mengungkapkan, pihaknya tak ingin persebakbolaan di Kabupaten Madiun vakum total. Seiring, batalnya Liga 3 Jatim 2022/2023, kompetisi lokal itu sebagai upaya agar persepakbolaan tetap ada geliat. ‘’Agar klub maupun SSB (sekolah sepak bola) di bawah naungan kami punya wadah,’’ ujarnya.

Selain itu, kompetisi juga dimaksudkan sebagai ruang bagi kalangan pelatih. Khususnya, 30 pelatih yang belakangan ini diprogramkan mendapat lisensi. ‘’Kompetisi lokal juga sebagai aplikasi temen-temen pelatih itu. Tim yang ikut nanti wajib dilatih pelatih berlisensi D,’’ ungkap Ansori.

Baca Juga :  Disbudparpora Pacitan Gelar Jalan Sehat di Pantai Pancer Door

Ansori menuturkan, kick off kompetisi lokal itu direncanakan 29 Januari mendatang. Sistem yang diterapkan nanti setengah kompetisi. ‘’Sementara ini sudah ada 16 tim yang mendaftar. Pendaftaran belum selesai,’’ jelasnya. (den/sat)

Most Read

Artikel Terbaru