alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Sodiq: Srambang KOM Harus Bisa Viralkan Ngawi

NGAWIShow must go on! Event bersepeda bergengsi  Srambang KOM Challenge 2018 siap digeber. Sesuai jadwal, event di tahun keempat Jawa Pos Radar Madiun itu digelar 13 Oktober mendatang. Kesiapan event mendapat apresiasi dari Sekda Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto. ’’Sudah meningkat, tapi kami evaluasi jumlah peserta, kalau bisa dari luar kota lebih banyak,’’ kata Sodiq usai rapat koordinasi (rakor) panitia di ruang sekda, Selasa (2/10).

Pemkab menginginkan event bersepeda itu turut mengenalkan Ngawi ke dunia luar. Utamanya kepada para cyclist yang akan berpacu dalam event yang digelar Sabtu, 13 Oktober nanti. ‘’Kami berharap, semakin banyak cyclist luar daerah yang berpartisipasi nanti bisa membantu memviralkan Ngawi,’’ ucapnya.

Sodiq menambahkan, selama ini Ngawi memang dikenal memiliki banyak potensi wisata. Sesuai dengan kebijakan bupati, diharapkan potensi itu mampu dikembangkan. Sehingga ke depan bisa menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan begitu, apa yang diinginkan pemerintah -yakni pembangunan ekonomi yang semakin meningkat- dapat dicapai. ’’Kalau bicara pembangunan ekonomi itu sebenarnya bukan hanya soal PAD (pendapatan asli daerah, Red),’’ ujarnya.

PAD memang menjadi tujuan. Namun, menurut Sodiq, hal itu menjadi nomor kesekian. Justru yang utama adalah bagaimana menciptakan perputaran ekonomi di desa-desa. Caranya dengan membuat sebuah event atau program yang bisa mendatangkan banyak warga luar daerah ke desa tersebut. Event Srambang KOM Challenge 2018 misalnya. ’’Semakin banyak masyarakat luar daerah yang berkunjung ke Ngawi, maka akan semakin besar peluang mereka membelanjakan uangnya di sini,’’ terangnya.

Baca Juga :  Lahan Beres, Overpass Lanjut 

Maka tidak heran jika setiap event yang diselenggarakan selalu mengambil venue tempat wisata. Begitu juga untuk cycling party yang sebelumnya selalu mengambil rute wisata Kebun Teh Jamus, pada tahun ini dialihkan ke tempat wisata yang tak kalah menariknya yakni Srambang Park di Desa Girimulyo, Jogorogo. Di mana itu juga menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Ngawi. ’’Tempat wisatanya semakin dikenal, ekonomi masyarakat meningkat dan para cyclist juga bisa berolahraga dengan senang dan nyaman,’’ paparnya.

Kabar terbaru, rencananya bupati, wabup, sekda, kepala OPD, dan juga jajaran forkopimda akan ikut bepartisipasi dalam lomba balap sepeda dengan rute sepanjang kurang lebih 57 kilometer itu. Kendati tidak pernah absen setiap gelaran event tersebut, namun kali ini Sodiq berharap bisa menyelesaikan rute baru dari cycling party itu. ’’Diusahakan mulai start sampai finis nanti,’’ ungkapnya sembari tertawa. (tif/c1/ota)

NGAWIShow must go on! Event bersepeda bergengsi  Srambang KOM Challenge 2018 siap digeber. Sesuai jadwal, event di tahun keempat Jawa Pos Radar Madiun itu digelar 13 Oktober mendatang. Kesiapan event mendapat apresiasi dari Sekda Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto. ’’Sudah meningkat, tapi kami evaluasi jumlah peserta, kalau bisa dari luar kota lebih banyak,’’ kata Sodiq usai rapat koordinasi (rakor) panitia di ruang sekda, Selasa (2/10).

Pemkab menginginkan event bersepeda itu turut mengenalkan Ngawi ke dunia luar. Utamanya kepada para cyclist yang akan berpacu dalam event yang digelar Sabtu, 13 Oktober nanti. ‘’Kami berharap, semakin banyak cyclist luar daerah yang berpartisipasi nanti bisa membantu memviralkan Ngawi,’’ ucapnya.

Sodiq menambahkan, selama ini Ngawi memang dikenal memiliki banyak potensi wisata. Sesuai dengan kebijakan bupati, diharapkan potensi itu mampu dikembangkan. Sehingga ke depan bisa menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan begitu, apa yang diinginkan pemerintah -yakni pembangunan ekonomi yang semakin meningkat- dapat dicapai. ’’Kalau bicara pembangunan ekonomi itu sebenarnya bukan hanya soal PAD (pendapatan asli daerah, Red),’’ ujarnya.

PAD memang menjadi tujuan. Namun, menurut Sodiq, hal itu menjadi nomor kesekian. Justru yang utama adalah bagaimana menciptakan perputaran ekonomi di desa-desa. Caranya dengan membuat sebuah event atau program yang bisa mendatangkan banyak warga luar daerah ke desa tersebut. Event Srambang KOM Challenge 2018 misalnya. ’’Semakin banyak masyarakat luar daerah yang berkunjung ke Ngawi, maka akan semakin besar peluang mereka membelanjakan uangnya di sini,’’ terangnya.

Baca Juga :  Lahan Beres, Overpass Lanjut 

Maka tidak heran jika setiap event yang diselenggarakan selalu mengambil venue tempat wisata. Begitu juga untuk cycling party yang sebelumnya selalu mengambil rute wisata Kebun Teh Jamus, pada tahun ini dialihkan ke tempat wisata yang tak kalah menariknya yakni Srambang Park di Desa Girimulyo, Jogorogo. Di mana itu juga menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Ngawi. ’’Tempat wisatanya semakin dikenal, ekonomi masyarakat meningkat dan para cyclist juga bisa berolahraga dengan senang dan nyaman,’’ paparnya.

Kabar terbaru, rencananya bupati, wabup, sekda, kepala OPD, dan juga jajaran forkopimda akan ikut bepartisipasi dalam lomba balap sepeda dengan rute sepanjang kurang lebih 57 kilometer itu. Kendati tidak pernah absen setiap gelaran event tersebut, namun kali ini Sodiq berharap bisa menyelesaikan rute baru dari cycling party itu. ’’Diusahakan mulai start sampai finis nanti,’’ ungkapnya sembari tertawa. (tif/c1/ota)

Most Read

Artikel Terbaru

/