alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Kontingen Ngawi Koleksi 39 Medali Porprov Jatim 2022

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kontingen Ngawi tidak perlu berkecil hati meski gagal memenuhi target masuk 15 besar dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022. Sebab, hasil akhir perolehan 39 medali dari 14 cabang olahraga (cabor) menempatkan kabupaten ini di peringkat 21 dari 38 kota/kabupaten.

Posisi tersebut naik enam setrip dari ajang Porprov VI tiga tahun lalu. Kala itu nangkring di urutan 27 dengan torehan 17 medali. Apalagi, bila dibandingkan kontingen lima daerah lain di Madiun Raya, kabupaten ini menjadi juara lantaran berada di posisi teratas.

Ngawi mendulang delapan medali emas, 12 perak, dan 19 perunggu. Sedangkan dari ajang serupa sebelumnya lima medali emas, tiga perak, dan sembilan perunggu. ‘’Walau tidak mampu memperoleh 45 medali, tapi tetap puas karena ada peningkatan,’’ kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ngawi Faisol, Senin (4/7).

Baca Juga :  Lompatan Tarisha...

Menurut Faisol, banyak hal tidak terduga dalam Porprov VII. Sejumlah cabor yang diproyeksikan mendulang banyak medali nyatanya memperoleh sedikit. Biliar, misalnya, membawa pulang dua perunggu. Padahal target awal menyumbang emas. Sementara beberapa cabor bukan unggulan tampil di luar ekspektasi. ‘’Panahan dan pencak silat mampu menyabet medali emas,’’ ujarnya.

Hasil positif disebut berkat kerja keras atlet, pelatih, ofisial, dan dukungan pemkab. Mereka tidak lantas menyerah meski menyadari anggaran untuk pelaksanaan Porprov VII relatif kecil dibandingkan kontingen lain. ‘’Tapi, ini bukan akhir perjuangan, masih banyak pekerjaan rumah agar atlet bisa lebih berprestasi,’’ tuturnya. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Kontingen Ngawi tidak perlu berkecil hati meski gagal memenuhi target masuk 15 besar dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022. Sebab, hasil akhir perolehan 39 medali dari 14 cabang olahraga (cabor) menempatkan kabupaten ini di peringkat 21 dari 38 kota/kabupaten.

Posisi tersebut naik enam setrip dari ajang Porprov VI tiga tahun lalu. Kala itu nangkring di urutan 27 dengan torehan 17 medali. Apalagi, bila dibandingkan kontingen lima daerah lain di Madiun Raya, kabupaten ini menjadi juara lantaran berada di posisi teratas.

Ngawi mendulang delapan medali emas, 12 perak, dan 19 perunggu. Sedangkan dari ajang serupa sebelumnya lima medali emas, tiga perak, dan sembilan perunggu. ‘’Walau tidak mampu memperoleh 45 medali, tapi tetap puas karena ada peningkatan,’’ kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ngawi Faisol, Senin (4/7).

Baca Juga :  Ambulans Terlibat Tabrakan Beruntun di Ngawi

Menurut Faisol, banyak hal tidak terduga dalam Porprov VII. Sejumlah cabor yang diproyeksikan mendulang banyak medali nyatanya memperoleh sedikit. Biliar, misalnya, membawa pulang dua perunggu. Padahal target awal menyumbang emas. Sementara beberapa cabor bukan unggulan tampil di luar ekspektasi. ‘’Panahan dan pencak silat mampu menyabet medali emas,’’ ujarnya.

Hasil positif disebut berkat kerja keras atlet, pelatih, ofisial, dan dukungan pemkab. Mereka tidak lantas menyerah meski menyadari anggaran untuk pelaksanaan Porprov VII relatif kecil dibandingkan kontingen lain. ‘’Tapi, ini bukan akhir perjuangan, masih banyak pekerjaan rumah agar atlet bisa lebih berprestasi,’’ tuturnya. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru