alexametrics
31.2 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Perspa Jadi Bulan-bulanan Lawan

GRESIK, Jawa Pos Radar Pacitan – Kalah dua kali dan belum mencetak satu gol pun menjadi rekor Perspa Pacitan di babak 16 besar Liga 3 Jatim. Hasil itu sekaligus menutup peluang tim berjuluk Laskar Kanjeng Jimat tersebut lolos ke putaran selanjutnya.

Rabu (6/11), Perspa dibantai tiga gol tanpa balas dari Persedikab Kediri. Sementara, sehari sebelumnya, tim besutan Pratama Rohman Asmara itu menjadi bulan-bulanan tuan rumah Putra Sinar Giri (PSG) Gresik dengan skor 4-0. ‘’Dengan jadwal seperti ini, kami kurang adaptasi,’’ dalih coach Tama, panggilan akrab Pratama Rohman Asmara.

Kendati demikian, dia menilai apa yang telah diraih oleh para pemainnya sampai dengan tahap sekarang sudah cukup bagus. Karena memang lawan yang dihadapi levelnya lebih bagus daripada Perspa. ‘’Di sisi lain, jadwal pertandingan yang begitu mepet, membuat kami sering melakukan rotasi. Apalagi, sejumlah pemain kami juga ada beberapa yang cedera,’’ terangnya.

Baca Juga :  2.250 Siswa SMA/SMK di Kabupaten Madiun Telah Divaksin Dosis Pertama

Selanjutnya, Perspa akan berhadapan dengan Persesa Sampang Jumat (8/11). Tentu apapun hasilnya tidak akan merubah peluang Perspa di kompetisi amatir tersebut. ‘’Dijadikan pengalaman dan pelajaran, masuk 16 besar saja sudah merupakan bonus bagi kami,’’ ungkap Tama. (den/her)

GRESIK, Jawa Pos Radar Pacitan – Kalah dua kali dan belum mencetak satu gol pun menjadi rekor Perspa Pacitan di babak 16 besar Liga 3 Jatim. Hasil itu sekaligus menutup peluang tim berjuluk Laskar Kanjeng Jimat tersebut lolos ke putaran selanjutnya.

Rabu (6/11), Perspa dibantai tiga gol tanpa balas dari Persedikab Kediri. Sementara, sehari sebelumnya, tim besutan Pratama Rohman Asmara itu menjadi bulan-bulanan tuan rumah Putra Sinar Giri (PSG) Gresik dengan skor 4-0. ‘’Dengan jadwal seperti ini, kami kurang adaptasi,’’ dalih coach Tama, panggilan akrab Pratama Rohman Asmara.

Kendati demikian, dia menilai apa yang telah diraih oleh para pemainnya sampai dengan tahap sekarang sudah cukup bagus. Karena memang lawan yang dihadapi levelnya lebih bagus daripada Perspa. ‘’Di sisi lain, jadwal pertandingan yang begitu mepet, membuat kami sering melakukan rotasi. Apalagi, sejumlah pemain kami juga ada beberapa yang cedera,’’ terangnya.

Baca Juga :  Keluar Hutan, Celeng Acak-Acak Ladang

Selanjutnya, Perspa akan berhadapan dengan Persesa Sampang Jumat (8/11). Tentu apapun hasilnya tidak akan merubah peluang Perspa di kompetisi amatir tersebut. ‘’Dijadikan pengalaman dan pelajaran, masuk 16 besar saja sudah merupakan bonus bagi kami,’’ ungkap Tama. (den/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/