alexametrics
26.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Terlibat Crash di Tasman Series Australia, Luis Leeds Gagal Finis

KOTA, Jawa Pos Radar Ngawi – Musibah menimpa Luis William Mahendra Leeds. Pembalap Formula 4 asal Desa Kauman, Widodaren, Ngawi, itu mengalami kecelakaan di seri ketujuh Tasman Series S5000 2021.

Balapan tersebut digelar di Mount Panorama Motor Racing Circuit Bathurst, New South Wales, Australia, akhir pekan lalu. Meski gagal finis, putra Maria Parker itu tidak mengalami cedera serius. ‘’Kondisinya baik,’’ kata Stuart Sutcliffe, manajer Luis, dalam bahasa Inggris kemarin (8/12).

Crash (tabrakan) terjadi pada putaran keenam. Luis yang tergabung dalam tim AGI Sport with GRM berada di posisi ke-6. Dia melaju di racing line dengan kecepatan 290 kilometer per jam. Dalam posisi sedang menikung, Aaron Cameron, pembalap dari Garry Rogers Motorsport, menabrak dari arah belakang.

Baca Juga :  Laga Perdana Liga 3 Jatim, PSM Target Poin Penuh Lawan Persibo

Tabrakan terjadi akibat ban kiri Cameron pecah. ‘’Luis mampu menguasai laju kendaraan dan memutuskan menuju pasir agar tidak terjadi kecelakaan lebih parah,’’ ujar Sutcliffe dalam video telekonferensi.

Sutcliffe menyebut, meski tidak mengalami cedera berat, namun Luis kecewa. Tikungan terjadinya insiden memang membahayakan. Sebab, berisiko terjadi senggolan antar pembalap. Kalangan motorsport menilai Cameron semestinya tidak memaksakan untuk menyalip. ‘’Kecelakaan tidak berpengaruh pada karier Luis. Dia tidak bersalah dan tidak mengalami cedera serius,’’ ungkapnya.

Sementara, Maria yang menonton dari televisi tidak kuasa membendung tangis. Itu saat melihat Luis terlibat insiden. ‘’Melihat tim medis datang, dan ada gerakan tangan Luis setelah hampir dua menit tidak ada pergerakan, itu yang bikin lega,’’ ucapnya. (sae/c1/cor/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Ngawi – Musibah menimpa Luis William Mahendra Leeds. Pembalap Formula 4 asal Desa Kauman, Widodaren, Ngawi, itu mengalami kecelakaan di seri ketujuh Tasman Series S5000 2021.

Balapan tersebut digelar di Mount Panorama Motor Racing Circuit Bathurst, New South Wales, Australia, akhir pekan lalu. Meski gagal finis, putra Maria Parker itu tidak mengalami cedera serius. ‘’Kondisinya baik,’’ kata Stuart Sutcliffe, manajer Luis, dalam bahasa Inggris kemarin (8/12).

Crash (tabrakan) terjadi pada putaran keenam. Luis yang tergabung dalam tim AGI Sport with GRM berada di posisi ke-6. Dia melaju di racing line dengan kecepatan 290 kilometer per jam. Dalam posisi sedang menikung, Aaron Cameron, pembalap dari Garry Rogers Motorsport, menabrak dari arah belakang.

Baca Juga :  Jelang Persinga vs Persedikab: Berjuang Segel Tiket Semifinal

Tabrakan terjadi akibat ban kiri Cameron pecah. ‘’Luis mampu menguasai laju kendaraan dan memutuskan menuju pasir agar tidak terjadi kecelakaan lebih parah,’’ ujar Sutcliffe dalam video telekonferensi.

Sutcliffe menyebut, meski tidak mengalami cedera berat, namun Luis kecewa. Tikungan terjadinya insiden memang membahayakan. Sebab, berisiko terjadi senggolan antar pembalap. Kalangan motorsport menilai Cameron semestinya tidak memaksakan untuk menyalip. ‘’Kecelakaan tidak berpengaruh pada karier Luis. Dia tidak bersalah dan tidak mengalami cedera serius,’’ ungkapnya.

Sementara, Maria yang menonton dari televisi tidak kuasa membendung tangis. Itu saat melihat Luis terlibat insiden. ‘’Melihat tim medis datang, dan ada gerakan tangan Luis setelah hampir dua menit tidak ada pergerakan, itu yang bikin lega,’’ ucapnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/