alexametrics
30.9 C
Madiun
Saturday, May 14, 2022

Diva Margareta, Satu-satunya Atlet Angkat Besi Perempuan Kota Madiun

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Setelah mengambil napas dalam, Diva Margareta mengambil ancang-ancang. Tubuhnya membungkuk. Sementara, kedua tangannya memegang pipa yang di kedua ujungnya telah terpasang barbel. Meski beratnya mencapai 110 kilogram, gadis 16 tahun itu berhasil mengangkatnya.

Pemandangan itu terlihat saat Diva Margareta berlatih angkat besi. Mempersiapkan diri sebelum terjun di Porprov Jatim yang dijadwalkan digelar Juli mendatang. Sukses di ajang Kejurprov di Surabaya pada Desember lalu menjadi modal berharga bagi Diva. Kala itu dia berhasil menyabet dua medali perunggu dan satu perak di kelas 71 kilogram.

Diva akrab dengan peranti angkat besi berawal dari ajakan tetangga saat masih duduk di bangku kelas VI SD. “Saya diajak ke PABSI (Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia, Red). Setelah melihat orang-orang latihan, jadi tertarik,’’ kenang pelajar kelas X SMAN 5 Kota Madiun itu kemarin (9/1).

Baca Juga :  Adnan/Mychelle Lolos 16 Besar Indonesia Open 2021

Berkat keseriusannya, angkatan yang dibukukan Diva dari waktu ke waktu semakin membaik. Meski begitu, warga Jalan Jatijajar, Kelurahan/Kecamatan Taman, tersebut tidak menyangka berhasil membawa pulang tiga medali dari Kejurprov Jatim pada 7-9 Desember lalu.

Sukses itu mengulang capaian di Kejurprov 2019. Kala itu dia mampu meraih dua perak dan satu perunggu. ‘’Latihannya tidak hanya mengangkat barbel, tapi juga sprint dan melatih kekuatan kaki dan tangan,’’ ungkapnya.

Meski tubuhnya terlihat kekar lantaran terbiasa mengangkat barbel, Diva tidak memedulikannya. Apalagi, orang tuanya mendukung dirinya menjadi atlet angkat besi. ‘’Banyak yang bilang, apa tidak takut badan jadi kurang feminin. Tapi, bagi saya tidak masalah,’’ ucapnya. (irs/isd/c1/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Setelah mengambil napas dalam, Diva Margareta mengambil ancang-ancang. Tubuhnya membungkuk. Sementara, kedua tangannya memegang pipa yang di kedua ujungnya telah terpasang barbel. Meski beratnya mencapai 110 kilogram, gadis 16 tahun itu berhasil mengangkatnya.

Pemandangan itu terlihat saat Diva Margareta berlatih angkat besi. Mempersiapkan diri sebelum terjun di Porprov Jatim yang dijadwalkan digelar Juli mendatang. Sukses di ajang Kejurprov di Surabaya pada Desember lalu menjadi modal berharga bagi Diva. Kala itu dia berhasil menyabet dua medali perunggu dan satu perak di kelas 71 kilogram.

Diva akrab dengan peranti angkat besi berawal dari ajakan tetangga saat masih duduk di bangku kelas VI SD. “Saya diajak ke PABSI (Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia, Red). Setelah melihat orang-orang latihan, jadi tertarik,’’ kenang pelajar kelas X SMAN 5 Kota Madiun itu kemarin (9/1).

Baca Juga :  Persinga Tambah Amunisi Sektor Sayap-Tengah

Berkat keseriusannya, angkatan yang dibukukan Diva dari waktu ke waktu semakin membaik. Meski begitu, warga Jalan Jatijajar, Kelurahan/Kecamatan Taman, tersebut tidak menyangka berhasil membawa pulang tiga medali dari Kejurprov Jatim pada 7-9 Desember lalu.

Sukses itu mengulang capaian di Kejurprov 2019. Kala itu dia mampu meraih dua perak dan satu perunggu. ‘’Latihannya tidak hanya mengangkat barbel, tapi juga sprint dan melatih kekuatan kaki dan tangan,’’ ungkapnya.

Meski tubuhnya terlihat kekar lantaran terbiasa mengangkat barbel, Diva tidak memedulikannya. Apalagi, orang tuanya mendukung dirinya menjadi atlet angkat besi. ‘’Banyak yang bilang, apa tidak takut badan jadi kurang feminin. Tapi, bagi saya tidak masalah,’’ ucapnya. (irs/isd/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/