alexametrics
30.5 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Persepon Kalah Nasib dan Faktor ’’Drama’’ Lapangan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Nasib baik sedang tidak berpihak ke Persepon. Menghadapi tuan rumah Persinga di Stadion Ketonggo Ngawi kemarin (9/11), Laskar Suromenggolo –julukan Persepon- kalah tipis 0-1. Pelatih kepala Persepon Khoirul Anam menyebut bahwa timnya sedang kalah nasib. ‘’Secara permainan kami sebenarnya lebih unggul,’’ kata Cak Mat, sapaan Khoirul Anam.

Rizki Dwi Laksono dkk sempat kecolongan di menit ke-25. Setelah gol semata wayang Persinga itu tercipta, Cak Mat melihat banyak drama terjadi di lapangan. Apalagi, saat Persepon menguasai pertandingan di babak kedua untuk membalas gol tuan rumah. Wasit kurang tegas ketika ada pemain berupaya mengulur waktu dengan alasan cedera. ‘’Banyak momen terbuang sia-sia. Sepak bola itu sebuah pertandingan yang menghibur, fair play harus ditegakkan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Prancis Termahal, Panama Termurah

Kendati harus menelan pil pahit kekalahan, Cak Mat mengaku puas dengan penampilan timnya. Pemain mampu menjalankan instruksi pelatih. Kondisi lapangan yang licin tidak mengganggu irama permainan. Mantan pelatih Putra Sinar Giri (PSG) Gresik itu secara fair mengakui bahwa satu kartu merah wasit memang pantas untuk pemain Persepon. ‘’Stamina anak-anak cukup bagus,’’ pujinya. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Nasib baik sedang tidak berpihak ke Persepon. Menghadapi tuan rumah Persinga di Stadion Ketonggo Ngawi kemarin (9/11), Laskar Suromenggolo –julukan Persepon- kalah tipis 0-1. Pelatih kepala Persepon Khoirul Anam menyebut bahwa timnya sedang kalah nasib. ‘’Secara permainan kami sebenarnya lebih unggul,’’ kata Cak Mat, sapaan Khoirul Anam.

Rizki Dwi Laksono dkk sempat kecolongan di menit ke-25. Setelah gol semata wayang Persinga itu tercipta, Cak Mat melihat banyak drama terjadi di lapangan. Apalagi, saat Persepon menguasai pertandingan di babak kedua untuk membalas gol tuan rumah. Wasit kurang tegas ketika ada pemain berupaya mengulur waktu dengan alasan cedera. ‘’Banyak momen terbuang sia-sia. Sepak bola itu sebuah pertandingan yang menghibur, fair play harus ditegakkan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Persinga Angkat Koper

Kendati harus menelan pil pahit kekalahan, Cak Mat mengaku puas dengan penampilan timnya. Pemain mampu menjalankan instruksi pelatih. Kondisi lapangan yang licin tidak mengganggu irama permainan. Mantan pelatih Putra Sinar Giri (PSG) Gresik itu secara fair mengakui bahwa satu kartu merah wasit memang pantas untuk pemain Persepon. ‘’Stamina anak-anak cukup bagus,’’ pujinya. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/