alexametrics
24.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Mario Suryo Aji Songsong Moto3 2022

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Binar mata Mario Suryo Aji menyiratkan optimisme yang tinggi saat ditemui Jawa Pos Radar Magetan di kediamannya kemarin (9/12). Kendati masih dibekap cedera, pembalap kebanggaan Magetan itu menaruh keyakinan akan segera pulih dan kembali mengaspal di lintasan sirkuit. ‘’Rasanya tidak sabar,’’ kata pembalap kelahiran 2004 itu.

Sejak terjun di dunia balap motor, Mario tak henti mengharumkan tanah air. Sederet kompetisi tingkat nasional dan internasional telah ditaklukkan. Puncak prestasinya didapat tahun ini. Hampir di setiap seri ajang CEV Moto3 2021, Mario selalu mampu bersaing memperebutkan podium.

Performanya di Wildcard Moto3 Emilia Romagna semakin melambungkan namanya. Sejumlah pencapaian itu membuat Honda Team Asia kepincut. Dia akhirnya direkrut menunggangi kuda besi pabrikan asal Jepang itu di ajang Moto3 tahun depan. ‘’Akan ada 21 race di 16 negara berbeda,’’ sebut Mario.

Baca Juga :  Disperindag Magetan Sidak Puluhan Toko, Minta Produk Kinder Joy Ditarik

Pemuda 17 tahun itu menargetkan segera pulih dari cedera sebelum Maret mendatang. Pasalnya, di bulan Maret, Mario harus berlaga di seri Moto3 Qatar. Seri selanjutnya tak kalah ditunggu. Yakni, Seri Moto3 Mandalika di Lombok, NTB. ‘’Rasanya tidak sabar. Semoga diberi kelancaran,’’ ucapnya.

Perlahan tapi pasti, Mario semakin dekat dengan mimpinya tampil di ajang Moto GP. Dia mematok target tiga hingga lima tahun ke depan bisa naik kelas ke Moto2 kemudian Moto GP. ‘’Saya tidak ingin buru-buru. Cari pengalaman dulu,’’ ujar putra mendiang mantan ketua DPC Partai Demokrat Magetan Hartoto itu. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Binar mata Mario Suryo Aji menyiratkan optimisme yang tinggi saat ditemui Jawa Pos Radar Magetan di kediamannya kemarin (9/12). Kendati masih dibekap cedera, pembalap kebanggaan Magetan itu menaruh keyakinan akan segera pulih dan kembali mengaspal di lintasan sirkuit. ‘’Rasanya tidak sabar,’’ kata pembalap kelahiran 2004 itu.

Sejak terjun di dunia balap motor, Mario tak henti mengharumkan tanah air. Sederet kompetisi tingkat nasional dan internasional telah ditaklukkan. Puncak prestasinya didapat tahun ini. Hampir di setiap seri ajang CEV Moto3 2021, Mario selalu mampu bersaing memperebutkan podium.

Performanya di Wildcard Moto3 Emilia Romagna semakin melambungkan namanya. Sejumlah pencapaian itu membuat Honda Team Asia kepincut. Dia akhirnya direkrut menunggangi kuda besi pabrikan asal Jepang itu di ajang Moto3 tahun depan. ‘’Akan ada 21 race di 16 negara berbeda,’’ sebut Mario.

Baca Juga :  Tahun Baru, Labkesda Magetan Tempati Gedung Baru

Pemuda 17 tahun itu menargetkan segera pulih dari cedera sebelum Maret mendatang. Pasalnya, di bulan Maret, Mario harus berlaga di seri Moto3 Qatar. Seri selanjutnya tak kalah ditunggu. Yakni, Seri Moto3 Mandalika di Lombok, NTB. ‘’Rasanya tidak sabar. Semoga diberi kelancaran,’’ ucapnya.

Perlahan tapi pasti, Mario semakin dekat dengan mimpinya tampil di ajang Moto GP. Dia mematok target tiga hingga lima tahun ke depan bisa naik kelas ke Moto2 kemudian Moto GP. ‘’Saya tidak ingin buru-buru. Cari pengalaman dulu,’’ ujar putra mendiang mantan ketua DPC Partai Demokrat Magetan Hartoto itu. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/