alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

KONI Gembleng Atlet Porprov Kota Madiun di Puslatkot

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan kontingen Kota Madiun menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 dimatangkan. Para atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) mulai intens berlatih di pemusatan latihan kota (puslatkot) kompleks GOR dan Stadion Wilis Madiun. Sebagian di antaranya dikirim mengikuti kejuaraan daerah (kejurda).

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun Tatok Raya belum dapat memastikan jumlah cabor yang akan disertakan ke porprov di Jember dan Lumajang nanti. Dia berharap 38 cabor bisa ikut semua. ‘’Tentu juga harus selektif. Karena masing-masing cabor ada yang terukur dan tidak terukur,’’ katanya, Rabu (15/12).

Puslatkot, lanjut Tatok, untuk mengetahui perkembangan masing-masing cabor. Pun, untuk berpartisipasi dalam kejurda. ‘’Kami selalu lakukan monitoring dan evaluasi (monev),’’ ujarnya.

Karena semua cabor masih berproses, pihaknya belum bisa mematok target medali. Pemetaan target setelah pra-porprov Maret 2022 nanti. ‘’Sebelum ke situ, kami lebih dulu melihat persoalan masing-masing cabor. Termasuk alat dan atlet,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Larso Dkk Butuh Keajaiban

Begitu juga besaran bonus untuk atlet peraih medali belum bisa dipastikan. Namun, anggaran sudah disiapkan. Bahkan, tahun depan pihaknya mendapatkan dana hibah dari Pemkot Madiun Rp 2,7 miliar. Tapi, tidak semua untuk bonus. Melainkan juga untuk kepentingan operasional cabor. ‘’Kalau tahun ini hanya sekitar Rp 1 miliar,’’ ungkap Tatok.

Dia menyebut bahwa tak mudah meraih prestasi dan mengulang capaian Porprov 2019 lalu. Saat itu kontingen Kota Madiun bertengger di peringkat 22 dengan tiga emas, enam perak, dan 20 perunggu. ‘’Makanya kami siapkan jangka menengahnya melalui puslatkot,’’ ujarnya.

Puslatkot di kompleks GOR dan Stadion Wilis diikuti 15 cabor. Di antaranya, tinju, sepak takraw, dan biliar. Sementara beberapa cabor lain berlatih terpisah. ‘’Dari cabor saat ini, nanti sekitar tujuh cabor akan menjalani pra-porprov lebih dulu. Seperti futsal, sepak bola, catur, voli, dan basket,’’ jelas Tatok. (her/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan kontingen Kota Madiun menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 dimatangkan. Para atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) mulai intens berlatih di pemusatan latihan kota (puslatkot) kompleks GOR dan Stadion Wilis Madiun. Sebagian di antaranya dikirim mengikuti kejuaraan daerah (kejurda).

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun Tatok Raya belum dapat memastikan jumlah cabor yang akan disertakan ke porprov di Jember dan Lumajang nanti. Dia berharap 38 cabor bisa ikut semua. ‘’Tentu juga harus selektif. Karena masing-masing cabor ada yang terukur dan tidak terukur,’’ katanya, Rabu (15/12).

Puslatkot, lanjut Tatok, untuk mengetahui perkembangan masing-masing cabor. Pun, untuk berpartisipasi dalam kejurda. ‘’Kami selalu lakukan monitoring dan evaluasi (monev),’’ ujarnya.

Karena semua cabor masih berproses, pihaknya belum bisa mematok target medali. Pemetaan target setelah pra-porprov Maret 2022 nanti. ‘’Sebelum ke situ, kami lebih dulu melihat persoalan masing-masing cabor. Termasuk alat dan atlet,’’ tuturnya.

Baca Juga :  PSSI Tahan Pengumuman Kontestan Liga 3 Nasional

Begitu juga besaran bonus untuk atlet peraih medali belum bisa dipastikan. Namun, anggaran sudah disiapkan. Bahkan, tahun depan pihaknya mendapatkan dana hibah dari Pemkot Madiun Rp 2,7 miliar. Tapi, tidak semua untuk bonus. Melainkan juga untuk kepentingan operasional cabor. ‘’Kalau tahun ini hanya sekitar Rp 1 miliar,’’ ungkap Tatok.

Dia menyebut bahwa tak mudah meraih prestasi dan mengulang capaian Porprov 2019 lalu. Saat itu kontingen Kota Madiun bertengger di peringkat 22 dengan tiga emas, enam perak, dan 20 perunggu. ‘’Makanya kami siapkan jangka menengahnya melalui puslatkot,’’ ujarnya.

Puslatkot di kompleks GOR dan Stadion Wilis diikuti 15 cabor. Di antaranya, tinju, sepak takraw, dan biliar. Sementara beberapa cabor lain berlatih terpisah. ‘’Dari cabor saat ini, nanti sekitar tujuh cabor akan menjalani pra-porprov lebih dulu. Seperti futsal, sepak bola, catur, voli, dan basket,’’ jelas Tatok. (her/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/