Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perspa Pacitan Merasa Dirugikan

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
PROTES: Skuad Laskar Kanjeng Jimat mempertanyakan keputusan wasit. (ANDHIKA ATTAR/JAWA POS RADAR KEDIRI)
PROTES: Skuad Laskar Kanjeng Jimat mempertanyakan keputusan wasit. (ANDHIKA ATTAR/JAWA POS RADAR KEDIRI)

TRENGGALEK, Jawa Pos Radar Pacitan – Keputusan mengejutkan diambil Perspa Pacitan dalam laga pemungkas di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, kemarin (17/11). Skuad berjuluk Laskar Kanjeng Jimat itu memutuskan walk out (WO). Keputusan tersebut menjadi puncak akumulasi sikap para penggawa Perspa Pacitan merespons beberapa kejadian selama jalannya pertandingan.
Manajer Perspa Pacitan Hudiono menuding banyak aturan yang dilanggar wasit. Salah satunya pemberian kartu kuning kepada pemain Perspa yang hendak menolong pemain Persemag yang cedera. Peluang terbaik hadir pada menit 71’ ketika tembakan bola pemain Perspa membentur tiang gawang Persemag. Ketika itu, bola rebound hendak disambar pemain Perspa, namun wasit menganggapnya offside. Puncaknya, pada menit 80’, kiper Perspa yang berlari keluar dari kotak penalti berniat menyambar bola diganjar kartu merah. Penghakiman bertubi-tubi itu mematahkan semangat para penggawa Perspa yang sedang gencar-gencarnya menyerang. ‘’Secara keseluruhan kami menguasai jalannya pertandingan, tapi wasit ikut bermain,’’ ungkapnya.
Perspa Pacitan bakal berbenah dan mengevaluasi kinerja tim. Perspa harus bangkit dan membenahi kekurangan untuk menghadapi kompetisi lainnya ke depan. ‘’Hasil ini sangat disayangkan. Seharusnya kami bisa menang dan melaju ke babak selanjutnya. Kami tetap mengapresiasi kerja keras anak-anak di lapangan,’’ tuturnya. (ti2/c1/fin/her)


Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Takut Ketahuan Sakit, Warga Pacitan Enggan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Realisasi Cek Kesehatan Gratis di Pacitan baru capai 40 persen. Dinkes sebut sebagian warga enggan diperiksa karena takut mengetahui penyakitnya.

Belasan Ribu RTLH Baru Diperbaiki 14 Unit, Khofifah Minta Pacitan Tambah Usulan

Belasan Ribu RTLH Baru Diperbaiki 14 Unit, Khofifah Minta Pacitan Tambah Usulan

Gubernur Jatim Khofifah minta Pemkab Pacitan tambah usulan data penerima bantuan Rutilahu menyusul masih tingginya jumlah RTLH di daerah tersebut.

Razia Kos dan Penginapan di Pacitan, Polisi Temukan 9 Pasangan Diduga Bukan Suami Istri

Razia Kos dan Penginapan di Pacitan, Polisi Temukan 9 Pasangan Diduga Bukan Suami Istri

Razia narkoba di lima kos dan penginapan Pacitan menemukan sembilan pasangan diduga bukan suami istri. Satu pasangan di bawah umur, lima tes urine negatif.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer