23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

MPFC-PSM Bakal Pertahankan Skuad Lama, Sembari Berharap Liga 3 Digelar Kembali

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kompetisi Liga 3 Jawa Timur (Jatim) 2022/2023 resmi batal. Meski begitu, tim kontestan di Kota Madiun tidak akan melakukan banyak perubahan skuad mereka.

Kerangka pemain lama bakal dipertahankan jika kompetisi sepak bola kasta ketiga di Indonesia itu digelar kembali tahun depan.

‘’Dari awal susunan pemain kami mayoritas pemain lokal. Selama kondisi mereka masih baik, tidak ada salahnya memanggil kembali,’’ kata Manajer Madiun Putra FC (MPFC) Duta Radia Republica, Sabtu (17/12).

Menurut Dea, sapaan akrabnya, manajemen dan suporter bakal menggelar forum awal Januari 2023. Bersamaan, pihaknya juga akan intens koordinasi dengan Asprov PSSI Jatim terkait kejelasan kompetisi ke depan.

Agar keputusan yang mengecewakan banyak pihak ini tidak terulang kembali. ‘’Kasihan para pemain. Apalagi mereka juga butuh wadah dan jam bermain. Minimal ada kompetisi regional untuk mereka,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kemenpora Kepincut Event Disparpora

Kompetisi regional benar-benar dibutuhakn, salah satunya untuk menjaga kondisi fisik pemain yang terpaksa harus libur panjang. ‘’Selama ini tim sepak bola di Kota Madiun acap dipandang sebelah mata. Bagaimana cara memperbaikinya, sedangkan kompetisi regional tidak ada,’’ keluhnya.

Terpisah, Manajer PSM Madiun Nono Djatikusumo mengungkapkan, Laskar Wilis juga bakal mempertahankan skuad lamanya. Sebab, mereka sudah siap berkompetisi. Pun, telah memenuhi kebutuhan pelatih.

‘’Tetap pemain lama. Ada 25 pemain yang akan kami panggil kembali kalau kompetisi kelak digelar kembali,’’ beber Nono.

Menurut dia, PSM Madiun tidak perlu lagi menggelar seleksi pemain. Sebab, kalau ada perombakan total skuad, butuh waktu lama untuk mengemas gaya permainan yang diinginkan pelatih.

‘’Butuh dukungan semua pihak. Kesiapan stadion yang memenuhi standar juga perlu dipikirkan,’’ jelasnya. (ggi/sat)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kompetisi Liga 3 Jawa Timur (Jatim) 2022/2023 resmi batal. Meski begitu, tim kontestan di Kota Madiun tidak akan melakukan banyak perubahan skuad mereka.

Kerangka pemain lama bakal dipertahankan jika kompetisi sepak bola kasta ketiga di Indonesia itu digelar kembali tahun depan.

‘’Dari awal susunan pemain kami mayoritas pemain lokal. Selama kondisi mereka masih baik, tidak ada salahnya memanggil kembali,’’ kata Manajer Madiun Putra FC (MPFC) Duta Radia Republica, Sabtu (17/12).

Menurut Dea, sapaan akrabnya, manajemen dan suporter bakal menggelar forum awal Januari 2023. Bersamaan, pihaknya juga akan intens koordinasi dengan Asprov PSSI Jatim terkait kejelasan kompetisi ke depan.

Agar keputusan yang mengecewakan banyak pihak ini tidak terulang kembali. ‘’Kasihan para pemain. Apalagi mereka juga butuh wadah dan jam bermain. Minimal ada kompetisi regional untuk mereka,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Piala KSAD Liga Santri 2022 , Kasrem 081/DSJ: Siapa Tahu Dilirik Masuk Pelatnas

Kompetisi regional benar-benar dibutuhakn, salah satunya untuk menjaga kondisi fisik pemain yang terpaksa harus libur panjang. ‘’Selama ini tim sepak bola di Kota Madiun acap dipandang sebelah mata. Bagaimana cara memperbaikinya, sedangkan kompetisi regional tidak ada,’’ keluhnya.

Terpisah, Manajer PSM Madiun Nono Djatikusumo mengungkapkan, Laskar Wilis juga bakal mempertahankan skuad lamanya. Sebab, mereka sudah siap berkompetisi. Pun, telah memenuhi kebutuhan pelatih.

‘’Tetap pemain lama. Ada 25 pemain yang akan kami panggil kembali kalau kompetisi kelak digelar kembali,’’ beber Nono.

Menurut dia, PSM Madiun tidak perlu lagi menggelar seleksi pemain. Sebab, kalau ada perombakan total skuad, butuh waktu lama untuk mengemas gaya permainan yang diinginkan pelatih.

‘’Butuh dukungan semua pihak. Kesiapan stadion yang memenuhi standar juga perlu dipikirkan,’’ jelasnya. (ggi/sat)

Most Read

Artikel Terbaru