Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sabet Medali Emas Badminton Asia Junior Championship, Remaja Asal Ngawi Pecahkan Rekor Bulu Tangkis Indonesia

Budhi Prasetya • Selasa, 18 Juli 2023 | 14:30 WIB

JUARA: Mutiara Ayu Puspitasari sujud syukur usai mengalahkan Kim Min Ji di babak final Badminton Asia Junior Championship 2023. (PBSI UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI)
JUARA: Mutiara Ayu Puspitasari sujud syukur usai mengalahkan Kim Min Ji di babak final Badminton Asia Junior Championship 2023. (PBSI UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI)
 

Gadis 17 tahun ini menorehkan tinta emas bagi olahraga bulu tangkis Ngawi dan negeri ini. Mengukir sejarah sebagai tunggal putri pertama yang meraih medali emas Badminton Asia Junior Championship 2023.

=====================================

LAGU Indonesia Raya berkumandang ketika Mutiara Ayu Puspitasari berdiri di atas podium di GOR Amongraga, Jogjakarta, September 2022. Di lehernya terkalung medali emas tunggal putri Indonesia International Series 2022. Sepuluh bulan berselang, masih di tempat yang sama, gadis 17 tahun itu kembali menyabet medali emas tunggal putri.

Kali ini dalam ajang Badminton Asia Junior Championship 2023. Sebuah turnamen bergengsi berusia 26 tahun sejak digelar pertama kali pada 1997.

‘’Mutiara memecahkan rekor atlet tunggal putri pertama Indonesia yang memperoleh medali emas di turnamen ini,’’ kata Sali, ayah Mutiara Ayu Puspitasari, kemarin (17/7).

Di babak final, Mutiara mengandaskan Kim Min Ji, wakil dari Korea Selatan, dua set langsung. Skornya pun cukup mencolok, yakni 21-11; 21-17. Warga Desa Tempuran, Paron, Ngawi, itu sejatinya juga ikut berjuang di beregu campuran. Namun perjuangannya kurang memuaskan. Kategori itu belakangan kalah 2-3 dari Jepang di babak final.

Kendati demikian, Sali bangga dengan perjuangan Mutiara. Sebab, putrinya memainkan total 10 pertandingan di tunggal putri dan beregu campuran dalam sembilan hari di Kejuaraan Asia Junior 2023.

‘’Pernah sehari main dua pertandingan,’’ ujarnya.

Terlebih, setelah ini menghadapi kejuaraan yang levelnya lebih tinggi. Yakni, BWF World Junior Championships 2023 di Amerika Serikat pada September hingga Oktober nanti. Mengutip laman resmi BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia), Mutiara kini menduduki peringkat 107 dunia untuk kategori umum.

Fisik dan mental kuat Mutiara terbentuk melalui proses panjang. Salah satu momen pentingnya audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016. Mutiara yang masih berusia 10 tahun ngotot ingin lolos ajang itu. Kegagalan audisi di Solo, Jawa Tengah, tidak membuatnya patah arang.

‘’Akhirnya daftar audisi hari terakhir di Surabaya. Alhamdulillah lolos sebagai peserta,’’ kenang Sali.

Hasil audisi Mutiara di Kota Pahlawan sejatinya sama persis dengan di Solo. Perempuan berzodiak Taurus itu kalah di babak delapan besar. Namun panitia mengumumkan bahwa peserta yang kalah di babak itu tidak boleh pulang. Mutiara ternyata mendapatkan super tiket seleksi final di Kudus, Jateng, melawan peserta lolos dari sembilan daerah audisi.

‘’Di seleksi final ini lolos, masuk karantina bersama 56 peserta, dan akhirnya resmi menjadi atlet PB Djarum,’’ ujarnya. ***(sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#Mutiara Ayu Puspitasari #medali emas #bulu tangkis #tunggal putri