Jawa Pos Radar Madiun - Investasi besar IBK Altos merekrut Lee So Young senilai 2,1 miliar won, salah satu yang tertinggi di liga voli Korea musim ini, terus mendapat sorotan.
Pasalnya, investasi besar itu tidak berbanding lurus dengan peningkatan performa tim.
Hingga kini, kehadiran mantan kapten Red Sparks itu tidak mampu membuat IBK Altos menjadi tim mengerikan.
Namun, masalah muncul sejak cedera bahunya kambuh hingga dia lebih banyak duduk di bench.
So Young mulai dimainkan lagi pada 14 Januari lalu melawan mantan timnya, Red Sparks.
Kala itu dia tampil cukup bagus dengan mencetak 13 poin.
Kemudian, pada 21 Januari So Young sempat diturunkan saat timnya menghadapi Pink Spiders.
Namun, dia hanya dimainkan sebentar di set ketiga tanpa mencetak poin dan timnya kalah.
Lee So Young kembali tampil jeblok saat Pink Spiders pada 16 Februari lalu.
Kala itu dia hanya mencetak 1 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 11,11 persen.
Sementara, saat melawan Korea Expressway Hi Pass pada 20 Februari lalu dia hanya mengemas 3 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 14,29 persen. (isd)
Editor : Wawan Isdarwanto