Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kata-kata Andre Rosiade Usai Semen Padang Bertahan di Liga 1: Terima Kasih Pak Erick Penuhi Tuntutan Kami

Ockta Prana Lagawira • Minggu, 25 Mei 2025 | 04:22 WIB
Andre Rosiade menangis usai laga Arema FC vs Semen Padang.
Andre Rosiade menangis usai laga Arema FC vs Semen Padang.

Jawa Pos Radar Madiun - Semen Padang FC resmi memastikan diri tetap berlaga di kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 2-0 pada laga pamungkas pekan ke-34.

Pertandingan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (24/5/2025).

Laga ini menjadi penentu nasib klub di zona degradasi, di mana Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera saling berjuang untuk menghindari jurang turun kasta.

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Gol pertama Semen Padang dicetak oleh Filipe Chaby pada menit ke-72, memanfaatkan umpan akurat dari Cornelius Stewart.

Tim Kabau Sirah kemudian mengunci kemenangan lewat gol telat M. Ridwan pada menit 90+4.

Kemenangan ini membuat Semen Padang mengakhiri musim dengan 36 poin di posisi ke-13 klasemen akhir, unggul atas Madura United, Persis Solo, dan dua rival degradasi mereka.

Penasihat klub, Andre Rosiade, bersyukur atas hasil gemilang ini. Ia menilai keberhasilan tim bertahan di Liga 1 adalah hasil kerja keras kolektif pemain, pelatih, dan manajemen.

Ia juga berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang mengirim wasit asing untuk menjaga netralitas laga krusial tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih pada Pak Erick yang sudah memenuhi tuntutan kami dan juga mengirimkan utusan khususnya, Pak Arya Sinulingga, yang hadir langsung di tribun menyaksikan pertandingan."

Sementara itu, ribuan suporter Semen Padang memadati Stadion Haji Agus Salim di Kota Padang dalam acara nonton bareng (nobar). Tangis haru dan sorak sorai pecah usai peluit akhir berbunyi.

“Kami sangat senang akhirnya Semen Padang tetap bertahan di Liga 1,” kata Aldo, salah satu suporter.

Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menyebut kemenangan atas Arema FC sebagai momen emosional.

Menurutnya, hasil ini buah dari kerja keras seluruh tim sepanjang musim, meski sempat terseok di zona bawah.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Ini momen istimewa. Tim ini berjuang keras, dan suporter terus mendukung kami,” ujarnya.

Almeida juga menambahkan bahwa keberhasilan meredam lini tengah Arema FC merupakan hasil dari analisa taktik yang matang sebelum laga. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Persib juara Liga 1 2025 #Arema FC vs Semen Padang #semen padang fc #PSIS degradasi #Erick Thohir #Barito Putera degradasi #bertahan di liga 1 #Stadion Kanjuruhan #PSS Sleman Degradasi #Andre Rosiade