Jawa Pos Radar Madiun – Kejutan datang dari San Siro. AC Milan resmi mengakhiri kerja sama dengan Sergio Conceicao, hanya enam bulan setelah ditunjuk sebagai pelatih utama.
Kabar ini diumumkan melalui situs resmi klub pada Kamis malam (29/5), menyusul hasil mengecewakan Rossoneri di akhir musim Serie A 2024/25.
Dalam pernyataan singkat, manajemen Milan menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme Conceicao selama melatih tim utama, namun menyatakan bahwa mereka “tidak akan melanjutkan perjalanan bersama” di musim depan.
Klausul Kontrak Diaktifkan, Milan Tak Bayar Kompensasi
Conceicao ditunjuk pada 30 Desember 2024 menggantikan Paulo Fonseca dengan kontrak hingga Juni 2026.
Namun, terdapat klausul pelepasan khusus yang memungkinkan klub memutus kontrak pada Juni 2025 tanpa kewajiban membayar sisa gaji.
Klausul ini secara resmi diaktifkan hari ini setelah Milan mengakhiri musim dengan hasil di bawah ekspektasi—terpental dari zona Eropa dan hanya finis di peringkat kedelapan Serie A.
Prestasi Singkat: Juara Supercoppa Italia, Gagal di Coppa
Meski berumur pendek, masa jabatan Conceicao di Milan sempat mencuri perhatian saat ia memenangkan Supercoppa Italiana hanya dalam laga keduanya.
Dalam pertandingan yang digelar di Arab Saudi, Milan secara dramatis bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk mengalahkan Inter Milan 3-2.
Namun, performa menurun di sisa musim—termasuk kekalahan di Final Coppa Italia melawan Bologna—menjadi pukulan telak bagi sang pelatih.
Ketidakhadiran Milan di kompetisi Eropa untuk musim depan pun dinilai sebagai kegagalan fatal yang mempercepat pemecatan.
Max Allegri Resmi Kembali, Kontrak 2 Tahun + Opsi
Sebagai pengganti, Massimiliano Allegri resmi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Pengumuman resmi Allegri diperkirakan akan dilakukan Jumat pagi (30/5). Ini menjadi kembalinya Max Allegri ke Milan setelah terakhir kali menangani Rossoneri pada 2014.
Allegri sebelumnya membawa Milan meraih gelar Scudetto musim 2010/11 dan dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang sukses bersama Juventus.
Kembalinya ke San Siro diharapkan mampu mengembalikan stabilitas tim dan membawa Milan kembali ke jalur juara. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira